Sri Lestari
SMKN 2 Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Model Type Collaboration Mind Map Tentang Sifat Meknik Bahan Pada Mata Pelajaran Fisika Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Lb Sri Lestari
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol 2, No 3 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i3.5042

Abstract

Penelitian ini dilakukan berawal dari kondisi rendahnya pencapaian nilai akhir siswa dalam pembelajaran yang menyebabkan perlunya kepekaan seseorang guru untuk menggunakan suatu model pembelajaran yang dapat memicu siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Fenomena ini perlu dicermati sebagai upaya untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode yang tepat sehingga memberdayakan siswa sepenuhnya dalam belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan Penggunaan pembelajaran model Collaboration Type Mind Map membuat siswa tidak bosan dan jenuh sebaliknya merasa senang sehingga aktivitas belajar mereka meningkat. Hal ini dapat dilihat pada hasil analisis data hasil belajar dalam setiap siklus yang mengalami peningkatan. Siklus 1 nilai rata-rata sebesar 73,7 daya serap klasikal sebesar 73,7%, dan ketuntasan belajara secara klasikal sebesar 66,7%. Siklus II nilai rata-rata 78,8, daya serap klasikal. Angka ketuntasan belajar tersebut telah memenuhi batas minimal ketuntasan belajar di SMK Negeri 2 Bogor. Peningkatan telah memenuhi standar KKM di SMK Negeri 2 Bogor. Pemerolehan data dari hasil penelitian ini sangat berguna untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan pemahaman materi tentang Sifat Meknik Bahan siswa di SMK Negeri 2 Kota Bogor. Penerapan pembelajaran model Collaboration Type Mind Map juga dapat meningkatkan kualitas proses belajar siswa di Kelas X LB SMK Negeri 2 Bogor yaitu meningkatkan kualitas aktivitas guru, dan kualitas aktivitas siswa