Herry Wiryono
Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERTEMPURAN CONVOY SUKABUMI-CIANJUR 1945-1946 Herry Wiryono
Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research Vol 2, No 1 (2010): PATANJALA VOL. 2 NO. 1 MARCH 2010
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.828 KB) | DOI: 10.30959/patanjala.v2i1.206

Abstract

AbstrakPertempuran Convoy Sukabumi-Cianjur merupakan pengorbanan rakyat Sukabumi dan Cianjur dalam mempertahankan dan menegakkan kedaulatan Negara Republik Indonesia. Peristiwa tersebut tidak kalah penting dari peristiwa yang lainnya dalam lintasan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, terutama dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan penjajah. Berbagai komponen masyarakat Sukabumi berjuang mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamasikan. Semuanya bertekad menjaga Republik yang berusia masih sangat muda. Melalui penelitian sejarah ini, ingatan kolektif tentang peristiwa sejarah tersebut diungkap kembali. Para tokoh yang terlibat dari peristiwa itu bercerita tentang periode yang sangat krusial dalam sejarah Indonesia. Dari hasil penelitian diketahui bahwa bangsa Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaan dengan kekuatan sendiri. Penelitian masalah tersebut dan penulisan hasilnya dilandasi oleh metode sejarah, terutama metode sejarah lisan. AbstractBattle Convoy Sukabumi-Cianjur is the sacrifice of the people of Sukabumi and Cianjur in maintaining and upholding the sovereignty of the Republic of Indonesia. This event is no less important than other events in the track history of the struggle of Indonesia, especially in maintaining the independence of Indonesia from the hands of colonialists. The various components of society struggling to maintain independence Sukabumi newly proclaimed. Everything is determined to maintain the old republic is still very young. Through this historical research, the collective memory of these historical events were revealed again. The leaders involved from the event talking about a very crucial period in Indonesian history. The survey results revealed that the Indonesian nation was able to maintain independence with their own strengths. The research problem and writing the results based on historical methods, especially methods of oral history.
CILEGON: DARI KOTA ADMINISTRATIF SAMPAI KOTA (1986-2005) Herry Wiryono
Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research Vol 1, No 3 (2009): PATANJALA VOL. 1 NO. 3 SEPTEMBER 2009
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.788 KB) | DOI: 10.30959/patanjala.v1i3.259

Abstract

AbstrakKota Cilegon yang terletak di ujung barat Pulau Jawa memiliki kawasan pesisir yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Pengembangan investasi yang dinilai layak, antara lain sektor industri, pariwisata, pelabuhan, pergudangan, instalasi, dan kawasan komersial. Dengan segala potensi yang ada diharapkan masyarakat, terutama pihak swasta dan para investor dapat mengambil bagian dalam pembangunan Kota Cilegon ke depan.  AbstractCilegon town which located in tip of west Pulau Jawa has a real coastal area area potency to be developed. Expansion of invesment assessed is competent for example industrial sector, tourism, port, warehousing, installation, and commercial area. With all the potencies is expected by public, especially the side of private sector and the investors can take a hand in development of Cilegon town forwards.