Ani Rostiyati
Balai Pelestaran Sejarah Dan Nilai Tradisional Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SAKAI SAMBAIAN : SISTEM GOTONG ROYONG DI LAMPUNG TIMUR Ani Rostiyati
Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research Vol 4, No 1 (2012): PATANJALA VOL. 4 NO. 1 MARCH 2012
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.842 KB) | DOI: 10.30959/patanjala.v4i1.125

Abstract

Abstrak             Di Lampung Timur tepatnya di Desa Negara Nabung Kecamatan Sukadana, masyarakatnya masih memegang kuat nilai-nilai kegotongroyongan yang dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, baik gotong royong tolong-menolong maupun gotong royong kerja bakti. Masyarakat Negara Nabung menjalankan  aktivitas gotong royong tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari, baik di bidang mata pencaharian hidup, kemasyarakatan, dan pelaksanaan upacara adat.  Di bidang mata pencaharian, mereka melakukan gotong royong di bidang pertanian yakni di ladang (kebun) dan  sawah. Selain bidang pertanian, gotong royong juga dilakukan dalam bidang kemasyarakatan yakni  membantu dalam mendirikan rumah, kematian, dan jika ada musibah seperti sakit, kebakaran, kecelakaan dan lain-lain. Di bidang adat, masyarakat  tolong-menolong dalam pelaksanaan upacara adat, misalnya dalam upacara perkawinan, kelahiran, dan pemberian gelar (cakak pepadun). Gotong royong kerja bakti juga dilakukan untuk kepentingan umum seperti memperbaiki jalan, mesjid, irigasi, dan balai desa. Namun demikian, tidak dipungkiri pada masa sekarang bentuk gotong royong mengalami perubahan akibat dari perkembangan teknologi, industrialisasi, dan modernisasi. Terlepas dari perubahan yang terjadi, sikap gotong royong pada masyarakat Negara Nabung masih cukup kuat melekat. Hal itu disebabkan di Desa Negara Nabung terdapat prinsip sakai sambaian, salah satu prinsip hidup gotong royong di Lampung. Sakai sambaian adalah nilai budaya penting pada masyarakat Negara Nabung yang sudah menjadi pedoman hidup sehari-hari. AbstractDesa (village) Negara Nabung, Kecamatan (district) Sukadana in East Lampung holds strong values of togetherness (gotong-royong), either in their daily social life or in traditional ceremony. This kind of value has gradually faded due to very fast development in technology, industrialization and modernization. Fortunately, Desa Negara Nabung has a principle called sakai sambaian that helps their bond strong. Sakai sambaian is their guidance in their daily social life, e.g. in erecting new houses, mending roads, and conducting wedding ceremony.