Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh secara langsung dari kepribadian proaktif, budaya organisasi dan kemampuan berpikir kreatif terhadap produktivitas kerja, serta dampak moderasi dari kemampuan berpikir kreatif atas pengaruh kepribadian proaktif dan pengaruh budaya organisasi terhadap produktivitas kerja. Sampel penelitian adalah karyawan yang sudah bekerja produktif. Penelitian menggunakan pendekatan structural equation modelling, dengan metode moderated regression analysis, menggunakan Smart PLS. Hasil penelitian membuktikan bahwa kepribadian proaktif, budaya organisasi dan kemampuan berpikir kreatif berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja. Kemampuan berpikir kreatif memperkuat pengaruh budaya organisasi terhadap produktivitas kerja. Implikasinya, jika ingin meningkatkan produktivitas kerja karyawan, maka prioritas strategi utama yang direkomendasikan penelitian ini adalah meningkatkan kepribadian proaktif, prioritas kedua dengan strategi implementasi budaya organisasi yang baik, dan prioritas ketiga dengan strategi peningkatan kemampuan berpikir kreatif karyawan. Ketiga hal ini sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas kerja. Alternatif lain untuk meningkatkan produktivitas kerja adalah dengan melakukan sinerji strategi melalui kolaborasi budaya organisasi dan kemampuan berpikir kreatif. Kemampuan berpikir kreatif dapat memperkuat pengaruh positif dari budaya organisasi terhadap produktivitas kerja karyawan. Dengan mengkombinasikan budaya organisasi dengan kemampuan berpikir kreatif dari karyawan, maka produktivitas kerja karyawan juga akan meningkat secara secara signifikan