Nazarus Sururi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN GERAKAN MEMBANGUN MASYARAKAT SEHAT (GERBANGMAS SIAGA) SEBAGAI INOVASI DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI KELURAHAN CITRODIWANGSAN KECAMATAN LUMAJANG KABUPATEN LUMAJANG Sururi, Nazarus
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.643 KB)

Abstract

Abstrak: The program was created by the Regional Government Lumajang the object of which is community and neighborhood health center as the prime mover. The purpose of this program is also related to the target Lumajang Healthy 2014 and also supports the acceleration of the achievement of the MDG's by 2015. Researchers discuss the extent to which the program is running and supporting and inhibiting factors. Using descriptive research method with a qualitative approach to data analysis an interactive model Miles and Huberman. Results from the study showed that the implementation of the program has been running gerbangmas siaga better and improved. Judging from the results of program achievements through LP3S and PWS KIA in relation to MDGs. Several factors support the program nets relationship between the parties and participation, while inhibiting the low level of human resources and quality cadre needs to be improved. Advice from researchers that revitalize the neighborhood health center as the prime mover and improving the quality of cadres who carry out more enhanced. The promotion of community empowerment programs that positively impact the economic level of the population and an increase in the degree of quality of life. Keywords: Gerbangmas Siaga, Public Services of Health, Empowerment   Abstrak: Program ini dibuat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang yang objeknya adalah masyarakat dan posyandu sebagai penggerak utama. Tujuan program ini juga menyangkut target Lumajang Sehat tahun 2014 dan juga mendukung percepatan pencapaian MDG’s 2015. Peneliti membahas sejauh mana program ini berjalan dan faktor pendukung dan penghambatnya. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program gerbangmas siaga sudah berjalan dengan baik dan perlu ditingkatkan. Melihat dari hasil capaian program melalui LP3S dan PWS KIA dalam kaitannya dengan MDG’s. Beberapa faktor pendukung jalanya program yaitu keterkaitan antar pihak dan partisipasi masyarakat, sedangkan penghambatnya yaitu tingkat SDM yang masih rendah serta kualitas kader yang perlu ditingkatkan. Saran dari peneliti yaitu merevitalisasi posyandu sebagai penggerak utama dan peningkatan kualitas kader selaku pelaksana lebih ditingkatkan. Penggalakan program pemberdayaan masyarakat agar berdampak positif terhadap tingkat ekonomi penduduk dan  peningkatan derajat kualitas hidup masyarakat. Kata kunci: gerbangmas siaga, pelayanan kesehatan, pemberdayaan.
PELAKSANAAN GERAKAN MEMBANGUN MASYARAKAT SEHAT (GERBANGMAS SIAGA) SEBAGAI INOVASI DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI KELURAHAN CITRODIWANGSAN KECAMATAN LUMAJANG KABUPATEN LUMAJANG Nazarus Sururi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: The program was created by the Regional Government Lumajang the object of which is community and neighborhood health center as the prime mover. The purpose of this program is also related to the target Lumajang Healthy 2014 and also supports the acceleration of the achievement of the MDG's by 2015. Researchers discuss the extent to which the program is running and supporting and inhibiting factors. Using descriptive research method with a qualitative approach to data analysis an interactive model Miles and Huberman. Results from the study showed that the implementation of the program has been running gerbangmas siaga better and improved. Judging from the results of program achievements through LP3S and PWS KIA in relation to MDGs. Several factors support the program nets relationship between the parties and participation, while inhibiting the low level of human resources and quality cadre needs to be improved. Advice from researchers that revitalize the neighborhood health center as the prime mover and improving the quality of cadres who carry out more enhanced. The promotion of community empowerment programs that positively impact the economic level of the population and an increase in the degree of quality of life. Keywords: Gerbangmas Siaga, Public Services of Health, Empowerment   Abstrak: Program ini dibuat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang yang objeknya adalah masyarakat dan posyandu sebagai penggerak utama. Tujuan program ini juga menyangkut target Lumajang Sehat tahun 2014 dan juga mendukung percepatan pencapaian MDG’s 2015. Peneliti membahas sejauh mana program ini berjalan dan faktor pendukung dan penghambatnya. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program gerbangmas siaga sudah berjalan dengan baik dan perlu ditingkatkan. Melihat dari hasil capaian program melalui LP3S dan PWS KIA dalam kaitannya dengan MDG’s. Beberapa faktor pendukung jalanya program yaitu keterkaitan antar pihak dan partisipasi masyarakat, sedangkan penghambatnya yaitu tingkat SDM yang masih rendah serta kualitas kader yang perlu ditingkatkan. Saran dari peneliti yaitu merevitalisasi posyandu sebagai penggerak utama dan peningkatan kualitas kader selaku pelaksana lebih ditingkatkan. Penggalakan program pemberdayaan masyarakat agar berdampak positif terhadap tingkat ekonomi penduduk dan  peningkatan derajat kualitas hidup masyarakat. Kata kunci: gerbangmas siaga, pelayanan kesehatan, pemberdayaan.