Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANEJEMEN SIROSIS HEPATIS DENGAN VARISES ESOFAGUS: SEBUAH LAPORAN KASUS Made Adi Suryadarma
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 8 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.686 KB)

Abstract

Sirosi s hepatis merupakan penyakit hati menahun yang dit andai dengan adanyapembentukan j aringan ikat disertai nodul. Insidens si rosis hepati s meni ngkatsecara bermakna sej ak perang Dunia II sehi ngga menyebabkan si rosis menj adisal ah satu penyebab kemati an yang cukup menonjol .Salah Sat u Penyulit daripenyakit si rosi s hepat is yang sering dihadapi adal ah a Vari ses Esofagus yangmemerl ukan penanganan yang baik. Pada sirosis Hepatist erj adi peningkat antekanan vena porta yang menet ap di at as normal  yaitu 6 -12 cm HO akibatpeningkat an resist ensi  aliran d arah mel alui  hati dan peningkatan aliran art erisplangni kus, dimana kedua hal t ersebut yang nantinya menyebabkan Varisesesophagus. Mani fest asi  Klini s yang tampak dapat berupa hematemesis,hemat emesis dengan mel ena at au mel ena saj a.  Prognosis pada l aporan kasus  iniburuk karena t erj adi perdarahan vari ses esofag us , serum al bumi n kurang dari  2, 5g%, ikterus yang menetap dan bil irubin darah > 1,5 mg%, sehi ngga ada baiknyakita mempelaj ari gej al a sert a manaj emen awal dal am sirosis hepatis yang disertaivarises esophagus.
Karakteristik Klinikopatologi Pasien Karsinoma Payudara Invasif di RSUD Bali Mandara Provinsi Bali Tahun 2022 – 2023 Latamaosandhi, Ida Astri; Suryadarma, Made Adi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2390

Abstract

Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita di seluruh dunia dan menduduki posisi teratas di Indonesia dalam hal jumlah kasus, menjadi salah satu penyebab utama kematian terkait kanker, dengan sekitar 26 kasus karsinoma payudara invasif per 100.000 penduduk perempuan. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran dasar mengenai karakteristik klinikopatologi karsinoma payudara invasif di RSUD Bali Mandara, Provinsi Bali, dengan menggunakan metode deskriptif retrospektif dan desain penelitian cross-sectional, serta data pasien dari Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Bali Mandara periode 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2024. Dari 61 kasus yang memenuhi kriteria inklusi, hasil penelitian menunjukkan rentang usia tertinggi berada pada kelompok 40–49 tahun (32,8%), dengan jenis histopatologi paling umum adalah Invasive Breast Carcinoma of No Special Type (NST) (59,0%) dan derajat keganasan histopatologi yang paling umum adalah grade III (49,2%). Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan dominasi tipe NST dan derajat keganasan tinggi pada karsinoma payudara invasif di RSUD Bali Mandara, yang mengimplikasikan perlunya peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker payudara, terutama pada wanita usia 40–49 tahun, serta perhatian lebih terhadap pengelolaan kasus dengan derajat keganasan tinggi; upaya pendidikan dan program skrining yang lebih intensif diharapkan dapat membantu menurunkan angka kejadian dan mortalitas kanker payudara di Indonesia.