Andi Liliandirani
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Pekkabata Kabupaten Polewali Mandar Andi Liliandirani
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2017): J-Kesmas Volume 3, Nomor 1, Mei 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v3i1.162

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survey melalui observaasi secara langsung dengan jumlah responden sebanyak 70 orang. Pengumpulan data di lakukan dengan cara wawancara, observasi selama penelitian, dan data sekunder dari puskesmas Pekkabata Kec Polewali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 70 responden yang merupakan pasien penderita hipertensi di puskesmas Pekkabata, terdapat 65 (93%) responden tidak terbiasaan berolaraga secara teratur, dan terdapat 39 (56%) responden memiliki kebiasaan mengomsumsi garam/makanan asin. Selain itu di peroleh hasil bahwa 61(87%) responden memiliki riwayat keluarga hipertensi. Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa kebiasaan berolaraga merupakan factor yang dapat menyebabkan penyakit hipertensi. Selain itu, kebiasaan mengomsumsi makanan asin beresiko menderita hipertensi sebanyak 3,95% laki-laki di bandingkan orang yang tidak mempunyai kebiasaan mengomsumsi yang asin. Begitupun dengan riwayat keluraga, di mana seseorang yang memiliki keturunan hipertensi lebih beresiko dari pada orang yang tidak memiliki keturunan hipertensi disarankan adanya penyuluhan dari petugas puskesmas terhadap masyarakat tentang pentingnya melakukan olahraga secara rutin guna menghindari penyakit hipertensi, menghindari mengomsumsi makanan pencetus terjadinya hipertensi seperti makanan asin dan makanan mengandung lemak jenuh, lebih hati-hati bagi yang mempunyai riwayat keluraga dengan orang tua penderita penyakit hipertensi karena faktor resiko ini tidak bisa di modifikasi, hendaknya melakukan upaya pencegahan faktor risiko lain yang bisa di ubah.