Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tekep Isolator Gardu untuk Menanggulangi Gangguan Binatang Tupai Ida Bagus Prabha Girindra; Wayan Jondra; I Wayan Teresna
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 10 No 2 (2020): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/matrix.v10i2.1892

Abstract

Kehandalan merupakan kunci untuk menekan SAIDI dan SAIFI. Energi listrik dibangkitkan oleh pusat pembangkit yang jauh dari pusat beban. Energi listrik dialirkan ke pelanggan melalui jaringan. Proses penyaluran energi listrik ada kemungkinan mengalami gangguan-gangguan, seperti gangguan over voltage, over load, reverse power, dan gangguan hubung singkat. Data PT. PLN ULP Kuta tahun 2018 menunjukkan terdapat 107 gangguan akibat binatang. Arus gangguan tanah menyebabkan bekerjanya ground fault relay (GFR) dan distribusi energi listrik menjadi padam. Tekep isolator merupakan sebuah merek dagang penutup isolator gardu untuk melindungi dari gangguan binatang yang diproduksi oleh PT. Adi Putra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya arus gangguan fasa ke tanah, setelah pemasangan tekep isolator gardu dan mengetahui kemampuan tekep isolator gardu ini untuk menanggulangi bekerjanya relai tanah. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Temuan penelitian ini antara lain : (1) Nilai arus gangguan satu fasa ke tanah setelah pemasangan tekep isolator gardu tipe YS-FCO-AP di fuse cut out pada kondisi tubuh tupai kering dan basah yaitu: 46,14206371 mikro ampere dan 46,14208458 mikro ampere. Nilai arus gangguan satu fasa ke tanah setelah pemasangan tekep isolator gardu tipe YS-BUS-ARR-AP bushing trafo dan arrester pada kondisi tubuh tupai kering dan basah yaitu: 16,83937183 mikro ampere dan 16,83937461 mikro ampere; (2) Saat terjadi gangguan satu fasa ke tanah di fuse cut out, bushing trafo dan arrester akibat tupai tidak menyebabkan jaringan distribusi padam, karena arus gangguan satu fasa ke tanah tidak melebihi setting relai tanah yaitu 30 ampere.