Feni Rahayu Rahayu Gusti
sekolah tinggi ilmu kesehatan syedza saintika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH BUBUK KULIT MANIS (cinnamomun burmani) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS putri dafriani; Feni Rahayu Rahayu Gusti
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 9, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.729 KB) | DOI: 10.30633/jkms.v9i2.205

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronik yang ditandai dengan terjadinya peningkatan kadar gula darah. Penderita DM paling banyak terdapat di Kecamatan Kumun Dubai sebesar 10,73%  dari 10 Kecamatan di Kota Sungai Penuh Kabupaten Kerinci. Penatalaksanaan DM dapat dilakukan dengan terapi farmakologi (menggunakan obat), tetapi memiliki resiko efek samping lebih tinggi, sehingga dipikirkan alternatif  pengobatan  non farmakologi dengan  menggunakan bahan berasal dari alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kulit manis terhadap kadar gula darah  pada pasien DM. Desain penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan non equivalent control group. Sampel  yaitu pasien DM sebanyak 20 orang yang dibagi menjadi 10 orang kelompok kontrol dan 10 orang kelompok intervensi. Sebelum intervensi kedua kelompok melakukan pemeriksaan kadar glukosa darah. Kelompok intervensi diberikan bubuk kulit manis yang dimasukkan kedalam kapsul dengan dosis 4gram/hari selama 1 minggu. Setelah 1 minggu diukur kadar glukosa kedua kelompok dan dibandingkan rata-rata kadar glukosa antara kedua kelompok. Analisa data dengan menggunakan t-test independent. Hasil uji statistik t-test pada kelompok kontrol adalah  p= 0,000 (p ≤ 0,05)  dan  kelompok intervensi dengan  p = 0,000 (p ≤ 0,05) artinya ada pengaruh signifikan dari kedua kelompok. . Kesimpulan yaitu pemberian bubuk kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus.