Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN MANAJEMEN KONTROLING KEPALA RUANGAN DENGAN MOTIVASI DAN KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN OLEH PERAWAT PELAKSANA DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT Riris Friandi; Netty Suharti; Harmawati Harmawati
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 10, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.335 KB) | DOI: 10.30633/jkms.v10i2.375

Abstract

Manajemen kontroling adalah proses untuk mengamati secara terus menerus pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana kerja yang sudah disusun dan mengadakan koreksi jika terjadi. Motivasi adalah dorongan individu untuk melakukan tindakan karena mereka ingin melakukannya. Dokumentasi keperawatan mempunyai porsi yang besar dari catatan klinis klien yang menginformasiakn faktor tertentu atau situasi yang terjadi selama asuhan dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen kontroling kepala ruangan dengan motivasi dan kelengkapan pendokumentasian oleh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Mayjend H.A Thalib Kerinci. Jenis penelitian ini deskriptif korelasi dengan desain Cross Sectional. Penelitian dilakukan diruang rawat inap Rumah Sakit Umum Mayjend H.A Thalib Kerinci Tahun 2014 melalui kuesioner dan observasi dilakukan pada bulan Juni. Sampel diambil secara total sampling dengan jumlah 52 orang. Hasil penelitian manajemen kontroling kepala ruangan dilakukan dengan baik sebesar 76,9%, motivasi perawat tinggi sebanyak 73,1% dan pendokumentasian dilakukan lengkap sebanyak 46,2%. Hasil uji statistik  chi-square menunjukan ada hubungan yang bermakna manajemen kontroling kepala ruangan dengan motivasi perawat diperoleh nilai p=0,010 dan hubungan manajemen kontroling kepala ruangan dengan kelengkapan pendokumentasian juga bermakna dimana nilai p=0,045. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dengan memberikan pelatihan, peningkatan jenjang pendidikan, memberikan penghargaan, memberlakukan system jenjang karir dan melakukan evaluasi kepada seluruh perawat untuk meningkatkan motivasi perawat.