Basra Basra
Program Studi Profesi Ners STIKES Muhammadiyah Sidrap

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PENDEK (HORMONAL) Basra Basra; Sitti Fatimah Umar
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.07 KB)

Abstract

Keperawatan Keluarga berencana (KB) merupakan suatu upaya untuk menunda dan menjarangkan kehamilan dengan menggunakan kontrasepsi bertujuan untuk mewujudkan suatu keluarga yang sejahtera. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 09 Mei 2017 s.d 07 Juni 2017 di Puskesmas Lancirang Kabupaten Sidrap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apasaja yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka pendek (hormonal) di Puskesmas Lancirang Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik dan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 30 responden, dengan tekhnik pusposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan program komputer SPSS 11,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat variabel yang diteliti memberikan nilai pmemiliki hubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka pendek hormonal di Puskesmas Lancirang Kabupaten Sidrap, yaitu kepercayaan dan budaya nilai (p=0,653), umur nilai (p=0,471) dan pendidikan nilai (p=0,656). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor kepercayaan dan budaya, umur, dan pendidikan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka pendek hormonal di Puskesmas Lancirang Kabupaten Sidrap Tahun 2017.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI Basra Basra; Mansyur Muhammad; Yusti Muslimin
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.446 KB)

Abstract

Kecemasan adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar berkaitan dengan perasaan tidak pasti dan tidak berdaya. Perasaan cemas dialami oleh setiap pasien yang dirawat di Rumah Sakit terutama pasien yang akan menjalani operasi. Salah satu metode untuk menurunkan tingkat kecemasan yang dialami oleh pasien pre operasi dengan komunikasi terapeutik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di RSUD Nene Mallomo Kab. Sidrap dengan metode deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang akan menjalani operasi di ruangan perawatan dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian dengan uji Pearson Chi Square didapat nilai p=0,031dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Nilai p < α (0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dalam menerapkan komunikasi terapeutik pada pasien yang dirawat terkhusus pada pasien yang akan menjalani operasi.