Pengetahuan perawat tentang kriteria status COVID-19 merupakan hal yang utama dan sangat penting, serta harus diperhatikan oleh perawat dalam menentukan kriteria status COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan perawat tentang kriteria status COVID-19. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 41 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diiput kedalam google form. Adapun Analisa data terdiri dari Analisa univariat yaitu umur, jenis kelamin, jenjang pendidikan, lama kerja perawat, peran dalam penanganan COVID 19, pelatihan mengenai COVID 19, dan tingkat pengetahuan. Analisis bivariat pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji korelasi spearman. Hasil uji statisti diperoleh bahwa terdapat beberapa variabel yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan tentang kriteria status COVID 19 yaitu jenis kelamin dengan nilai p 0,048 (r +0,311), tingkat pendidikan dengan nilai p 0,025 (r +0,350), dan pelatihan COVID-19 dengan nilai p 0,037 (r +0,327) sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan tingkat pengetahuan tentang kriteria status COVID 19 yaitu ruangan tempat bekerja dengan nilai p 0,206, lama bekerja sebagai perawat dengan nilai p 0,322, dan peran perawat/ SATGAS COVID 19 dengan nilai p 0,240. Kesimpulan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan perawat terkait penentuan kriteria status COVID 19, yaitu umur, jenis kelamin, jenjang pendidikan dan pelatihan terkait COVID 19, sehingga disarankan agar perawat dan instansi pelayanan kesehatan lebih memperhatikan kualitas tenaga perawat dengan mengikutsertakan pada pelatihan dan peningkatan jenjang pendidikan.