Penilaian kinerja karyawan PT. Anugerah Protecindo bertujuan untuk memotivasi individu karyawan dan sebagai penentu dalam pemberian rewardkaryawan namun selama ini belum optimal dikarenakan adanya kecendrungan terpusat pada penilaian kinerja yang menyebabkan penilaian menjadi tidak objektif serta belum ada pembobotan pada kriteria penilaian sehingga belum diketahui kriteria mana yang paling mempengaruhi kinerja karyawan. Penentuan karyawan terbaik dilakukan tidak hanya dengan cara penunjukan langsung oleh pimpinan atau manajer, akan tetapi sebuah perusahaan harus melakukan penilaian kinerja yang telah dilakukan oleh karyawannya dalam jangka waktu tertentu, dan tentunya akan ada sebuah reward atas keberhasilan yang telah dicapai oleh karyawannya”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bobot kriteria kinerja karyawan berdasarkan kompetensi dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penilaian menggunakan 4 (empat) bobot kriteria yaitu motivasi, kompetensi, keterampilan dan sikap. Sistem pemberian reward karyawan ditentukan dengan menggunakan metode pembagian laba berdasarkan prosentase kenaikan penilaian kinerja yang dicapai oleh masing-masing karyawan. Prosentase kenaikan penilaian kinerja dari standar yang ditetapkan akan dibandingkan dengan total prosentase kenaikan penilaian kinerja seluruh karyawan. Sehingga akan didapatkan sebuah nilai akhir yang akan dikalikan dengan dana yang dialokasikan untuk reward. Hasil perhitungan yang diperoleh menunjukkan semakin tinggi penilaian kinerja karyawan, maka karyawan akan memperoleh reward yang semakin besar