Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DECISION SUPPORT SYSTEMS FOR ASESSING THE QUALITY OF TEACHING MATERIALS IN E-LEARNING-BASED LEARNING AND DESIGNING TEACHING MATERIALS MANAGEMENT USING LEARNING STYLE AND HTSC (HIGH TECHNOLOGY SPIRITUAL COMMUNICATION) METHODS melva sari panjaitan
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 8, No 1 (2021): TEKNOVASI APRIL 2021
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v8i1.563

Abstract

In the lecture system, it is necessary to have e-Learning based learning in the form of video which includes learning elements that are in accordance with predetermined conditions. High Technology Spiritual Communications is a communication system that was first introduced by the late Harvard University graduate, Indrawan Hatoguan Siregar, Ph.D, who is also a permanent lecturer at Panca Budi Development University. This research discusses the use of the internet and LMS (Learning Management System) as the communication media and the application of HTSC (Hight Technology Spiritual Communications). The advantage in this application is that students can watch videos of teaching materials anytime, anywhere without having to spend special time reading, even students can listen to them while working. The result of this research is that it can divide the learning group into 3 groups, average value, weighting criteria, have a decision matrix, and get the most ideal ranking results.
Sistem Informasi Kepegawaian Pada PT Anugrah Argon Medica Berbasis Website Juan Anugerah Sarototona Gulo; Hanna Willa Dhany; Melva Sari Panjaitan
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi kepegawaian berbasis website di PT Anugrah Argon Medica. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah proses pengelolaan data pegawai yang masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efisien dan rawan kesalahan. Metode penelitian yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC), yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi kepegawaian berbasis website yang mendukung proses administrasi kepegawaian seperti absensi, pengajuan cuti, penggajian, dan laporan. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data pegawai serta memberikan kemudahan dalam akses informasi secara real-time. Dengan demikian, sistem ini memberikan kontribusi positif terhadap kinerja organisasi.
Sistem Informasi Kependudukan dan Bantuan sosial (KBS) di Binjai Utara Muhammad Reendy Prayoga; Hanna Willa Dhany; Melva Sari Panjaitan
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Kependudukan dan Bantuan Sosial (KBS) di Kecamatan Binjai Utara serta dampaknya terhadap efektivitas pelayanan publik dan penyaluran bantuan sosial. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan sistem yang terintegrasi guna meningkatkan akurasi data kependudukan dan ketepatan sasaran dalam distribusi bantuan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan KBS di Binjai Utara telah membantu mempercepat proses administrasi, meningkatkan transparansi, dan meminimalisir kesalahan dalam pendataan penerima bantuan sosial. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur teknologi dan rendahnya literasi digital di tingkat masyarakat. Kesimpulannya, sistem KBS merupakan solusi yang efektif untuk mendukung pelayanan publik berbasis data, namun membutuhkan dukungan penguatan kapasitas SDM dan infrastruktur untuk optimalisasi pelaksanaannya.