Umi Hafsah
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETIKA INDIVIDU DAN SOSIAL DALAM PEMIKIRAN THABATHABA’I Umi Hafsah
Aqlam: Journal of Islam and Plurality Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajip.v6i1.1582

Abstract

Abstacst: Ethics is one branch of philosophy that discusses morality. It is human action seen from the  good or bad and right or wrong’s perspective. The discussion of ethics has existed since the birth of philosophy. Therefore, almost all philosophers in every era and tradition have ethical thinking. This article explain the Islamic ethics in the contemporary era from one of the famous Islamic philosopher, that is Thabathaba’i. The basis of his ethics is the meaning of human and nature, also the way of thinking in shaping the concept of moral value. His individual ethics rests on concept of wujub and the social ethics rests on concept of istikhdam.    Key Word: Etic, Thabathaba’i, Wujub, Istikhdam.Abstrak: Etika merupakan cabang filsafat yang mengkaji tentang moralitas, yaitu perbuatan manusia dari sudut pandang baik-buruk dan benar-salah. Pembahasan mengenai etika sendiri telah ada sejak filsafat itu lahir. Oleh sebab itu, hampir semua filsuf dari setiap zaman dan tradisi memiliki pemikiran tentang etika. Hal yang difokuskan dalam artikel ini adalah etika Islam di era kontemporer dari salah satu filsuf Iran yang termasyhur, yaitu Thabathaba’i. Bangunan  etikanya berangkat dari pemaknaannya terhadap alam dan manusia juga bagaimana pikiran manusia mengkonsepkan nilai baik dan buruk dalam perbuatan. Etika individualnya bertumpu pada konsep wujub, sedangkan etika sosialnya bertumpu pada konsep istikhdam. Kata kunci : Etika, Thabathaba’i, Wujub, Istikhdam.