Industri karet berkaitan pada kondisi buruh dan penguasaan wilayah, serta masuknya sistemkapitalisme dalam sektor perkebunan karet. Modernitas yang terjadi menjadi beban bagi buruh kerjaperkebunan karet karena sistem-sistem modern telah masuk dan dimiliki oleh sistem kapitalisme,sehingga menjadi dampak buruk bagi buruh, kesejahteraan merupakan bagian terpenting dalamsektor industri maupun perkebunan. Artikel ini berfokus pada masalah kapitalisme dan etika kerjayang ada pada perkebunan karet di Sumatera Selatan, dengan menggunakan pendekatan kualitatifdan analisis deskriptif.Teknik pengumpulan data berupa studi literatur, jurnal, observasi, sertawawancara mendalam pada pemilik kebun karet dan buruh perkebunan karet. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa: (1) terjadinya sistem kapitalisme pada perkebunan karet yang diakibatkanoleh ketikstabilan harga. (2) etika kerja pada perkebunan karet direproduksi oleh perorangan, (3)terjadinya modernitas memberikan dampak pada harapan buruh perkebunan dan menjadi bebanbagi pemilik untuk mensejahterahkan buruh. Dalam teori strukturisasi yang dikemukakan olehGiddens ialah bahwa perubahan struktur dipengaruhi oleh agen dan struktur sehingga kunci utamadari kesejahteraan ada pada sistem, sistem yang tidak baik dapat membawa dampak yang buruk