M Rifqi Rokhman
Fakultas Farmasi, Bagian Farmasetika, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA APOTEK ONKOLOGI KOTABARU, APOTEK DENGAN SPESIALISASI TERFOKUS M Rifqi Rokhman; Satibi Satibi
Majalah Farmaseutik Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.064 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v7i2.24054

Abstract

Apotek dengan spesialisasi terfokus merupakan strategi yang menjadikan apotek fokus untuk melayani relung pasar (niche market) tertentu. Relung pasar mempunyai kebutuhan khusus yang harus dipenuhi dengan pilihan produk atau obat tertentu sehingga pengendalian persediaan menjadi hal yang sangat penting bagi apotek dengan spesialisasi terfokus. Penelitian dilakukan pada Apotek Onkologi Kotabaru. Penelitian merupakan penelitian deskriptif non eksperimental. Data diperoleh secara retrospektif. Data primer didapat dari wawancara. Data sekunder didapat dari dokumen persediaan. Kelompok persediaan yang diteliti terbatas pada persediaan kelompok A. Apotek Onkologi Kotabaru mempunyai 23 item obat (9,60% total persediaan) yang masuk kategori A. Item obat ini merupakan item obat yang harus dikendalikan secara ketat. Perhitungan EOQ dan ROP dapat digunakan untuk mencari pembelian yang paling ekonomis, namun demikian pembelian obat Xeloda®, Doxorubicin, Epirubicin, Nasea® dan Endoxan® harus tetap memperhatikan kebutuhan khusus dari pasien. Data dari apotek menunjukkan bahwa dalam 4 bulan pengamatan terjadi back order sebanyak 7 kasus. Dari 7 kasus back order, 5 pasien tetap bersedia untuk menunggu sedangkan 2 pasien tidak bersedia untuk menunggu. Perhitungan EOQ dapat digunakan untuk meminimalisir pembelian back order. Nilai ITOR dari Apotek Onkologi Kotabaru sebesar 26,13 kali per tahun. Hal ini mengindikasikan perputaran persediaan sudah efisien sebanyak 2 kali setiap bulan.