Michael Susanto
Universitas Kristen Petra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN FRONT BUMPER DAN REAR DIFFUSER UNTUK MEREDUKSI COEFFICIENT OF DRAG Susanto, Michael
Mechanova Vol 1 (2013): Semester gasal 2013-2014
Publisher : Mechanova

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Bahan bakar minyak yang harganya mengalami peningkatan menjadi permasalahan global dewasa ini. Hal ini juga akan mempengaruhi industri otomotif di dunia. Oleh karena itu, produsen mobil diharapkan bisa menciptakan kendaraan yang memiliki efisiensi tinggi. Salah satu caranya adalah dengan memperbaiki karakteristik aerodinamika pada kendaraan tersebut. Pada percobaan ini akan dilihat bagaimana modifikasi front bumper dan rear diffuser jika ditambahkan pada bodi miniatur Toyota Yaris. Metode penelitian yang dilakukan hanya eksperimen saja melalui pengujian drag dan pola aliran dengan menggunakan wind tunnel dan oil visualization. Pengujian dilakukan dengan beberapa variabel kecepatan antara 17 m/s – 32 m/s dengan Reynolds number antara 2,2 x105 – 4,7 x 105. Hasil dari percobaan menunjukkan bahwa penambahan front bumper dan rear diffuser dapat mengurangi hambatan aliran yang berupa drag sebesar 4% dengan nilai 0,279 dibandingkan dengan kondisi standar yang bernilai 0,287. Salah satu permasalahan pada modifikasi ini adalah biaya yang dikeluarkan cukup besar.
Hemofilia Susanto, Michael; Kurniawan, Andree
Medicinus Vol. 6 No. 1 (2016): October 2016 - January 2017
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/med.v6i1.1140

Abstract

Hemophilia A and B are X-linked recessive diseases that are caused by gene mutations in factors VIII adan IX of the blood clotting cycle. Hemophilia C is an autosomal recessive disease caused by a mutation in factor XI, and acquired hemophilia is largely is an autoimmune process. Hemophilia A and B cannot be distinguished clinically, and severe cases can cause bleeding in the joints and lead to chronic hemophilic arthropathy. The main treatment of hemophilia is infusions of factor VIII and IX, and DDAVP in less severe cases. The main complication that can rise from the use of clotting factors is the appearance of specific inhibitor antibodies that can neutralize the work of the factors. Severe cases of hemophilia A and B by itself carries a poor prognosis, but proper treatment throught the use of clotting factors can give a very good prognosis