08.04.51.0020 Susiawan
Universitas Stikubank

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENENTUAN PARAMETER WAKTU PROSES PRODUKSI IKAN TERI ASIN YANG OPTIMAL DENGAN METODE TAGUCHI Susiawan, 08.04.51.0020
Students Journal of Engineering Vol 1, No 1 (2013): Journal of Engineering Students
Publisher : Students Journal of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.285 KB)

Abstract

Dalam proses produksi ikan asin teri diperlukan setting parameter yang baik agar tingkat kekeringan dapat diperoleh hasil yang optimal. Produksi ikan asin teri di UD. Trubus Jaya sudah memenuhi standart kualitas hasil produksi ikan asin dan proses produksinya sudah terjamin, akan tetapi tingkat kekeringannya masih belum optimal. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam proses produksi ikan asin adalah waktu penggaraman, waktu penirisan, waktu pengeringan. Untuk mendapatkan tingkat kekeringan yang optimal digunakan metode taguchi. Metode taguchi adalah suatu metodologi baru di bidang teknik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas produk dan proses serta menekan biaya dan resource seminimal mungkin. Bagian terpenting dari metode taguchi yaitu menentukan  orthogonal array terletak pada pemilihan kombinasi level dari variable-variabel input untuk masing-masing eksperimen. Dalam eksperimen ini mengunakan Matriks Orthogonal L4(23) dari 3 faktor 2 level. Hasil uji Annova menunjukan faktor kendali yang paling berpengaruh pada tingkat kekeringan ikan asin teri adalah waktu pengeringan, sedangkan waktu penggaraman dan waktu penirisan juga berpengaruh meskipun tidak terlalu sginifikan dibandingkan dengan waktu pengeringan. Kombinasi level faktor setting parameter usulan dari hasil eksperimen adalah faktor waktu penggaraman level 1 selama 5jam, waktu penirisan selama  dan 1 jam, dan waktu pengeringan level 1 selama 7 jam. Setting parameter usulan ini hanya dapat menghasilkan tingkat kekeringan 0,722, sedangkan pada hasil setting parameter prediksi menghasilkan tingkat kekeringan optimum 0,698 dari kombinasi level A2B2C2. Kata Kunci: Metode Taguchi, Orthogonal Array, Tingkat Kekeringan