Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PELATIHAN GURU IPA SMP MUHAMMADIYAH SE-KOTA YOGYAKARTA TERKAIT SOAL-SOAL UJIAN NASIONAL BERBASIS HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) Susilo, Muhammad Joko; Puspitasari, Etika Dyah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.886 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.310

Abstract

Guru merupakan mata tombak utama pendidikan nasional karena guru merupakan pihak yanglangsung berhadapan dan berinteraksi dengan siswa. Guru berpengaruh besar terhadap kualitasproses pembelajaran dan hasil pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, peningkatan kompetensiguru menjadi hal yang penting dalam usaha memajukan pendidikan di Indonesia. Salah satu langkahyang dapat dilakukan pihak perguruan tinggi, khususnya bagi para dosen, untuk turut meningkatkankompetensi guru adalah dengan memberikan pendalaman materi dan pembimbingan penyusunanbutir soal Ujian Nasional. Berdasarkan nilai hasil Ujian Nasional 2016 diketahui bahwa untukbeberapa indikator SKL yang diujikan, rata-rata siswa SMP kota Yogyakarta mendapatkan nilairendah. Oleh karena itu, dirasa perlu untuk memberikan pendalaman materi pada topik-topik tertentubagi para guru, sekaligus meningkatkan pemahaman guru terhadap soal-soal berbasis High OrderThinking Skill (HOTs) yang memiliki porsi tersendiri dalam soal Ujian Nasional tingkat SMP.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa penyuluhan dan pelatihan.Penyuluhan yang dilakukan yaitu terkait bedah SKL IPA Biologi dan pendalaman materi.Sedangkan pelatihan yang dilakukan difokuskan pada pelatihan penyusunan butir soal UjianNasional IPA SMP berbasis HOTs.Setelah melakukan bedah SKL sekaligus melihat data hasil Ujian Nasional 2016 didapatkanfakta bahwa rata-rata siswa SMP di Kota Yogyakarta mendapatkan nilai yang rendah untuk topikmateri fotosintesis dan bagian-bagian mikroskop. Dengan demikian dilakukan pendalaman materiuntuk kedua topik tersebut. Selanjutnya berdasarkan analisis terhadap indikator SKL diketahuiterdapat 4 materi pokok yang memungkinkan keluar sebagai soal berbasis HOTs pada UjianNasional 2017. Keempat materi pokok tersebut meliputi materi ekosistem, kepadatan populasi,pencemaran lingkungan dan fotosintesis. Oleh karena itu, selanjutnya dilakukan pembimbinganpenyusunan soal Ujian Nasional berbasis HOTs untuk keempat materi pokok tersebut. Dari hasilpembimbingan tersebut dihasilkan 20 butir soal prediksi Ujian Nasional berbasis HOTs.Dari kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa topikmateri dimana rata-rata siswa SMP kota Yogyakarta mendapatkan nilai rendah saat Ujian Nasionalsehingga dilakukan pendalaman materi untuk para guru IPA SMP Muhammadiyah se-KotaYogyakarta. Selain itu, terdapat empat topik materi yang memungkinkan akan disajikan dalambentuk soal berbasis HOTs pada Ujian Nasional sehingga dilakukan penyusunan butir soal berbasisHOTs untuk keempat topik materi tersebut.
Pemanfaatan AI dalam Mendukung Aktivitas Pembelajaran Mahasiswa PAI Berbasis Literasi Digital Via Hanadya Safitri, Marcelina; Susilo, Muhammad Joko
INNOVASI : JURNAL INOVASI PENDIDIKAN Vol. 11 No. 2 (2025): AGUSTUS (JURNAL INOVASI PENDIDIKAN)
Publisher : Education Reserach Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/tpc0d034

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) technology has had a significant impact on the world of education today, particularly for Islamic Education (PAI) students in their learning processes. This study aims to explore how the utilisation of AI can support the learning activities of PAI students based on digital literacy. The research adopts a qualitative approach with a library research design. The data analysis technique used is content analysis. The findings show that AI holds great potential, as it can personalise learning, provide interactive and engaging learning media, and contribute to the development of 21st-century skills such as critical thinking, problem-solving, and creativity. The integration of AI into each PAI course presents opportunities to enhance the effectiveness and efficiency of learning, tailored to the individual needs of students. Nevertheless, challenges such as limited infrastructure in remote areas, low levels of digital literacy, ethical concerns, and dependence on AI technology remain obstacles that need to be addressed. Therefore, it is necessary to strengthen students’ digital literacy and ethical use of technology, grounded in Islamic principles, so that AI can function as an effective tool to support learning in each course. This serves as a strategy to maximise the use of AI technology in the PAI education process