Qurrotu A’yun Nufus
Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN TARJAMAH DI MARHALAH ALIYAH TMI AL-AMIEN PRENDUAN Qurrotu A’yun Nufus
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 8 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren TMI (Tarbiyatul Mu’allimin al-Islamiyah) Al-Amien Prenduan adalah pondok yang mewajibkan santrinya menggunakan bahasa resmi (Arab dan Inggris), Dan melatih, mencetak santriwatinya agar menjadi seorang mu’allim. Pembelajaran di pondok Al-Amien Prenduan menggunakan kitab Khutwah Al-Tadris (karya pimpinan pondok KH. Idris Djauhari) sebagai pedoman atau landasan untuk mengajar, dari hasil survey yang peneliti lakukan bahwa mudarrisah (guru) mengajar tidak menggunakan Khutwah Al-Tadris dalam materi tarjamah yang telah ditetapkan di pondok Al-Amien Prenduan. Tujuan penelitian ini, peneliti ingin mengetahui problem tersebut di marhalah aliyah TMI Al-Amien Prenduan dan memberikan solusi dari problem tersebut. Peneliti menggunakan metode kualitatif lapangan dalam penelitian, populasi dari penelitian ini adalah guru di marhalah Aliyah, sedangkan sampel yang peneliti gunakan adalah guru tarjamah di marhalah Aliyah putri yaitu guru tarjamah kelas III Intensif, IV Reguler, dan V Reguler. Dan pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan wawancara, mengklarifikasi, mereduksi, menyajikan data dan menyimpulkan data. Berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan dalam pelaksanaan pembelajaran tarjamah di Marhalah Aliyah TMI Al-Amien Prenduan tidak sesuai dengan Khutwah Al-Tadris karena ada beberapa problem yaitu guru tarjamah tidak mempunyai buku pegangan atau buku teks bacaan untuk Latihan menerjemah sehingga guru kurang fokus ketika mengajar, dan tidak ada silabus yang ditetapkan dalam materi ini seperti halnya materi lain sehingga tidak dapat memusatkan materi yang akan diajar dan tidak sama setiap tahunnya, dan tidak diadakan pelatihan mengajar yang baik sebagai gambaran atau contoh untuk dijadikan pedoman guru. Solusinya untuk membuat buku teks bacaan atau pegangan guru agar ketika mengajar terlaksana semua Langkah-langkah pembelajaran tarjamah, GM (guru maddah/materi) untuk menetapkan judul-judul materi dalam silabus dan mengadakan pelatihan mengajar yang baik dan benar.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN TARJAMAH DI MARHALAH ALIYAH TMI AL-AMIEN PRENDUAN Qurrotu A’yun Nufus
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 8 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v8i1.2418

Abstract

Pondok pesantren TMI (Tarbiyatul Mu’allimin al-Islamiyah) Al-Amien Prenduan adalah pondok yang mewajibkan santrinya menggunakan bahasa resmi (Arab dan Inggris), Dan melatih, mencetak santriwatinya agar menjadi seorang mu’allim. Pembelajaran di pondok Al-Amien Prenduan menggunakan kitab Khutwah Al-Tadris (karya pimpinan pondok KH. Idris Djauhari) sebagai pedoman atau landasan untuk mengajar, dari hasil survey yang peneliti lakukan bahwa mudarrisah (guru) mengajar tidak menggunakan Khutwah Al-Tadris dalam materi tarjamah yang telah ditetapkan di pondok Al-Amien Prenduan. Tujuan penelitian ini, peneliti ingin mengetahui problem tersebut di marhalah aliyah TMI Al-Amien Prenduan dan memberikan solusi dari problem tersebut. Peneliti menggunakan metode kualitatif lapangan dalam penelitian, populasi dari penelitian ini adalah guru di marhalah Aliyah, sedangkan sampel yang peneliti gunakan adalah guru tarjamah di marhalah Aliyah putri yaitu guru tarjamah kelas III Intensif, IV Reguler, dan V Reguler. Dan pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan wawancara, mengklarifikasi, mereduksi, menyajikan data dan menyimpulkan data. Berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan dalam pelaksanaan pembelajaran tarjamah di Marhalah Aliyah TMI Al-Amien Prenduan tidak sesuai dengan Khutwah Al-Tadris karena ada beberapa problem yaitu guru tarjamah tidak mempunyai buku pegangan atau buku teks bacaan untuk Latihan menerjemah sehingga guru kurang fokus ketika mengajar, dan tidak ada silabus yang ditetapkan dalam materi ini seperti halnya materi lain sehingga tidak dapat memusatkan materi yang akan diajar dan tidak sama setiap tahunnya, dan tidak diadakan pelatihan mengajar yang baik sebagai gambaran atau contoh untuk dijadikan pedoman guru. Solusinya untuk membuat buku teks bacaan atau pegangan guru agar ketika mengajar terlaksana semua Langkah-langkah pembelajaran tarjamah, GM (guru maddah/materi) untuk menetapkan judul-judul materi dalam silabus dan mengadakan pelatihan mengajar yang baik dan benar.