Abd. Rahman Rahman
Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Banyuwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Keunggulan Kompetitif Dan Strategi Penanggulangan Kemiskinan Di Kabupaten Banyuwangi Abd. Rahman Rahman
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 2 (2015): April 2015
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.725 KB)

Abstract

Kemiskinan masih menjadi problem nasional yang tidak kunjung usai. Hal ini juga dirasakan di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi. Analisis keunggulan kompetitif dapat menjadi salah satu alternatif dalam menentukan arah kebijakan optimalisasi potensi di suatu wilayah dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Analisis keunggulan kompetitif di Kecamatan Licin menggunakan analisis Tipologi Klassen dan Location Quotient (LQ). Sedangkan strategi penanggulangan kemiskinan dilakukan dengan studi data sekunder tentang strategi-strategi yang telah dilaksanakan SKPD bekerjasama dengan masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Keunggulan Kompetitif di Kecamatan Licin hasil analisis pangsa di Kecamatan Licin menunjukkan bahwa pangsa tertinggi adalah sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 53,35% dan sub sektor tertinggi adalah pertambangan non migas sebesar 52,77% dan ada 1 sektor (Pertambangan dan Penggalian) dan 2 subsektor (Peternakan dan Pertambangan Non Migas) yang memiliki nilai LQ lebih dari 1, maka dengan hasil analisis ini dapat dijadikan referensi untuk memanfaatkan potensi yang terkait dengan lapangan usaha di atas semaksimal mungkin untuk kemakmuran masyarakat di Kecamatan Licin. Strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi yaitu: 1) Strategi Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Keluarga (Family-Base Policy) Rumah Tangga Miskin; 2) Strategi penanggulangan kemiskinan berbasis keluarga (family centered integrated social assistance; 3) Strategi Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Komunitas (Pemberdayaan Kelompok Rumah Tangga Miskin); dan 4) Strategi Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Individu Terpilih Sebagai Pemicu Pencapaian Peningkatan Pendapatan bagi Kelompok Rumah Tangga Miskin Produktif.