Penelitian ini didasari oleh banyaknya nilai menulis siswa di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penggunaan strategi pembelajaran aktif tipe imagine karena diharapkan dapat membantu siswa dalam menciptakan ide-ide atau gagasannya untuk menulis.. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis cerita pendek menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif dan rancangannya adalah penelitian tindakan kelas. Adapun data penelitian ini diambil melalui tes dan nontes. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran pada siklus 1 sebesar 83,33% dan pada siklus 2 sebesar 90,48% mengalami peningkatan sebesar 7,15%. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus 1 sebesar 81,94% dan pada siklus 2 sebesar 88,89% mengalami peningkatan sebesar 6,95%. Hasil menulis cerita pendek siswa pada siklus 1 rata-rata siswa sebesar 74,09% dan pada siklus 2 sebesar 86,33% mengalami peningkatan sebesar 12,24%. Pada siklus 1 persentase ketuntasan siswa sebesar 71,875% dan pada siklus 2 sebesar 96,875% mengalami peningkatan sebesar 25%. Kata Kunci: menulis, Cerita Pendek, Imagine.