Sugiaryo & Sutoyo
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROFESIONALISME GURU DITINJAU DARI LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN MENGAJAR : Penelitian Pada Guru-Guru SD se-Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali Tahun 2001 Sutoyo, Sugiaryo &
paedagogia Vol 6, No 1 (2003): PAEDAGOGIA
Publisher : paedagogia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2278.883 KB)

Abstract

ABSTRACTresearch was conducted in Andong Sub District, Boyolali Regency, in the year of 2001. The aim of the research was to find out wether teacher’ profesionalism influenced by either their education background, their teaching experience, or by the interaction effect of both those independent variables. Survey Population covered all of the elementary schools teachers located in Andong. Eigthy two teachers were sampled randomly proportional stratified. Document studies, interview, and questionmatres were employed to collect data. analysis of variable model : Xijk=  +ai+  j+a  ij+   ijk  were used to test hyphotesis. The results indicated that teachers’ proffesionalism were influenced by either their educational background, their teaching ecperiences, or by the interaction effect of both those two indepencent variables. This showed by the findings that Fa>F(2;73;0,01); Fb(2;2;73:0,01); Fab>F(4;73:0,01). Thus, the hyphotesis was upheld.Kata Kunci : Profesionalisme guru, latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar.
ANALISIS PENGUASAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR BERSERTIFIKASI DI KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA Sutoyo, Sugiaryo &
Exsplorasi Vol 29, No 1 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.148 KB)

Abstract

Guru adalah pendidik yang profesional. Untuk itu, ia dipersyaratkan memiliki 4 kompetensi, yaitu kompetensi paedagogik, kepribadian, sosial dan kompetensi profesional. Sebagai bukti bahwa persyaratan tersebut telah dipenuhi, guru harus memiliki sertifikat pendidik yang diperoleh setelah lulus uji kompetensi. Salah satu indikator sebagai pendidik yang profesional, guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan keilmuan yang hari demi hari semakin canggih. Selain itu, guru juga harus mampu menerapkan model dan metode pembelajaran berdasarkan tuntutan waktu dan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian guru harus mampu mengusai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Melalui penguasaan teknologi informasi dan komunikasi diharapkan kinerja guru akan semakin meningkat. Dan dengan meningkatnya kinerja guru, diharapkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan juga akan semakin meningkat. Namun demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru-guru sekolah dasar bersertifikasi di Kecamatan Banjarsari pada umumnya memiliki kemampuan yang cukup dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran; (2) guru sekolah dasar bersertifikasi yang usianya di atas 50 tahun sebagian besar tidak mempunyai kemampuan yang cukup dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran; (3) kinerja guru sekolah dasar bersertifikasi di Kecamatan Banjarsari pada umumnya cukup baik. Namun demikian khusus kinerja guru yang berkaitan dengan penyusunan karya ilmiah dan penelitian tindakan kelas sangat jelek. Sehubungan dengan hal tersebut direkomendasikan sebagai berikut : (1) Dalam rangka meningkatkan penguasaan teknologi informasi, perlu diselenggarakan diklat pengembangan TI dalam pembelajaran secara terjadwal. (2) Khusus bagi guru sekolah dasar yang memiliki usia di atas 50 perlu dilakukan pendampingan. (3) Dalam rangka peningkatan kinerja guru terutama penulisan karya ilmiah dan penelitian tindakan kelas perlu dilakukan workshop secara terprogram dan berkelanjutan. (4) Khusus untuk guru-guru sekolah dasar bersertifikasi yang berusia 50 tahun ke atas, dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah dan penelitian tindakan kelas perlu disediakan pendamping.Kata Kunci: penguasaan teknologi informasi, kinerja guru dan sertifikasi
ANALISIS PENGUASAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR BERSERTIFIKASI DI KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA Sugiaryo & Sutoyo
Exsplorasi Vol. 29 No. 1 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru adalah pendidik yang profesional. Untuk itu, ia dipersyaratkan memiliki 4 kompetensi, yaitu kompetensi paedagogik, kepribadian, sosial dan kompetensi profesional. Sebagai bukti bahwa persyaratan tersebut telah dipenuhi, guru harus memiliki sertifikat pendidik yang diperoleh setelah lulus uji kompetensi. Salah satu indikator sebagai pendidik yang profesional, guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan keilmuan yang hari demi hari semakin canggih. Selain itu, guru juga harus mampu menerapkan model dan metode pembelajaran berdasarkan tuntutan waktu dan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian guru harus mampu mengusai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Melalui penguasaan teknologi informasi dan komunikasi diharapkan kinerja guru akan semakin meningkat. Dan dengan meningkatnya kinerja guru, diharapkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan juga akan semakin meningkat. Namun demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru-guru sekolah dasar bersertifikasi di Kecamatan Banjarsari pada umumnya memiliki kemampuan yang cukup dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran; (2) guru sekolah dasar bersertifikasi yang usianya di atas 50 tahun sebagian besar tidak mempunyai kemampuan yang cukup dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran; (3) kinerja guru sekolah dasar bersertifikasi di Kecamatan Banjarsari pada umumnya cukup baik. Namun demikian khusus kinerja guru yang berkaitan dengan penyusunan karya ilmiah dan penelitian tindakan kelas sangat jelek. Sehubungan dengan hal tersebut direkomendasikan sebagai berikut : (1) Dalam rangka meningkatkan penguasaan teknologi informasi, perlu diselenggarakan diklat pengembangan TI dalam pembelajaran secara terjadwal. (2) Khusus bagi guru sekolah dasar yang memiliki usia di atas 50 perlu dilakukan pendampingan. (3) Dalam rangka peningkatan kinerja guru terutama penulisan karya ilmiah dan penelitian tindakan kelas perlu dilakukan workshop secara terprogram dan berkelanjutan. (4) Khusus untuk guru-guru sekolah dasar bersertifikasi yang berusia 50 tahun ke atas, dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah dan penelitian tindakan kelas perlu disediakan pendamping.Kata Kunci: penguasaan teknologi informasi, kinerja guru dan sertifikasi