Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 1 Mojowetan mengalami kesulitan dalam membaca permulaan.Untuk menjawab malasah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan metode Struktur Analisis Sintesis (SAS). Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan proses dan hasil belajar membaca permulaan menggunakan metode Struktur Analisis Sintesis (SAS) mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas 1 SDN 1 Mojowetan. Peneltian ini dilakukan dengan melalui tahapan yaitu perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan dan observasi, serta tahap refleksi.Peneliti melaksanakan 2 siklus yang terdiri dari 3 pertemuan disetiap siklusnya.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia. Hal ini ditunjukkan melalui hasil observasi siswa dengan presentase rata-rata skor aktivitas individu siswa meningkat dari kondisi prasiklus sebesar 67% meningkat menjadi 78% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 85% pada siklus II. Pada prasiklus nilai rata-rata ulangan harian Bahasa Indonesia siswa kelas 1 adalah 67,7% dengan ketuntasan 43,4%. Setelah diterapkan metode pembelajaran SAS rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia siklus 1 meningkat menjadi 78% dengan presentase ketuntasan 87%, setalah dilakukan perbaikan maka pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia yang diperoleh menjadi 85 dengan presentase ketuntasan mencapai 100% dari 36 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Struktur Analisis Sintesis (SAS) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar dan hasil belajar Bahasa Indoneisa siswa kelas 1 SDN 1 Mojowetan.