Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara di kelas X.2 IPS SMA Negeri 1 Terisi dan (2) penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara di kelas X.2 IPS SMA Negeri 1 Terisi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.2 IPS SMA Negeri 1 Terisi sebanyak 34 anak dan objek penelitiannya adalah pembelajaran pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara dengan penerapan model Problem Based Learning. Hasil penelitian penerapan pembelajaran pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara dengan penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dengan hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Dari 34 siswa, pada siklus 1 ada 14 siswa yang tuntas atau prosentase ketuntasannya adalah 41 % . Sedangkan pada siklus 2 ada 27 siswa yang tuntas atau prosentase ketuntasannya adalah 79% . Penerapan model Problem Based Learning meningkatkan motivasi belajar pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara pada siswa kelas X.2 IPS SMA Negeri 1 Terisi. Hasil pantauan guru observer dengan lembar observasi, diketahui motivasi siswa belajar pada diskusi kelompok siklus 1 rata-rata kelasnya 69 (kategori C) dan pada siklus 2 mengalami kenaikan menjadi 72 (kategori B). Kemudian pada presentasi kelompok pada siklus 1 rata-rata kelasnya 69 (kategori C) dan pada siklus 2 mengalami kenaikan menjadi 71 (kategori B). Kata kunci: model pembelajaran, model Problem Based Learning, manusia purba, siklus, hasil belajar dan motivasi belajar.