Pendampingan dari pengawas dirasa sangatlah tepat untuk mengatasi kesulitan atau permasalahan yang dihadapi para kepala sekolah dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan supervisi. Kesulitan ini apabila dibiarkan terus-menerus akan mengakibatkan kegiatan supervisi akademik yang harus dilakukan kepala sekolah demi peningkatan kualitas pembelajaran yang berdampak pada hasil belajar siswa, hanya sebatas ilmu kira-kira saja, tanpa adanya proses dan penilaian yang obyektif. Dalam penerapan pendampingan akan diperoleh beberapa permasalahan diantaranya: 1). bagaimanakah penerapan pendampingan dapat meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik pada lembaga binaan di Kecamatan Mojoroto? 2). bagaimanakah persepsi kepala sekolah dalam pelaksanaan pendampingan untuk meningkatkan kompetensi supervisi akademik? 3). apakah penerapan pendampingan dapat menambah wawasan pengawas sekolah dalam penelitian? Penelitian ini bertujuan untuk : 1). meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik melaui penerapan pendampingan. 2). mengetahui persepsi kepala sekolah terhadap pelaksanaan penerapan pendampingan yang dilakukan pengawas pada kepala sekolah dalam peningkatan kegiatan supervisi akademik. 3). menambah wawasan pengawas sekolah terhadap penerapan pendam-pingan dalam penelitian tindakan sekolah. Melalui penelitian tindakan sekolah yang dilakukan selama 3 siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendampingan mampu mening-katkan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik pada Gugus Sekolah I dan III di Kecamatan Mojoroto.