Muryanto Muryanto
SMK Negeri 7 Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING, DIRECT INSTRUCTION DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNIK KERJA BENGKEL KELAS X TAV SMK NEGERI 7 SURABAYA Muryanto Muryanto
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.763 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning, pembelajaran langsung dan kemampuan awal dengan mata pelajaran teknik kerja bengkel. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki nilai tugas yang kurang bagus untuk mata pelajaran teknik kerja bengkel. dan peneliti memakai model contextual teaching and learning untuk menyempurnakan nilai tugas para siswa. Model pembelajaran berbasis konteks adalah model pembelajaran yang menitikberatkan siswa melakukan tugas conteks sebagai penilaian tugas akhir. Model pembelajaran contextual teaching and learning berbasis tugas dan model pembelajaran langsung juga berbasis tugas siswa menghasilkan skor yang baik, dan Model tersebut terkait dengan kemampuan awal siswa dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di dua sekolah SMK Negeri 7 Surabaya. Penelitian ini menggunakan teknik sampel penuh untuk semua anggota responden dengan total 72 siswa dengan rancangan penelitian paradigma ganda dengan dua variabel independent Penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini diperoleh dengan data sebagai berikut: skor tertinggi kemampuan awal ctl adalah 84,89 yang dapat mempengaruhi hasil belajar. skor terendah kemampuan awal pembelajaran langsung 74,50. Hasilnya adalah peningkatan signifikan model pembelajaran berbasis contextual teaching and learning dan model pembelajaran direct instruction.