Arum Kusumawati
SMKN 1 Batealit

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BIK JENDUT ALTERNATIF PRAKTIKUM PADA PEMBELAJARAN KIMIA SMK JURUSAN PERTANIAN Arum Kusumawati
Indonesian Journal of Education and Learning Vol 5, No 1 (2021): Indonesian Journal of Education and Learning
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v5i1.3112

Abstract

AbstrakPembelajaran dengan memperhatikan potensi dan kearifan lokal diperlukan agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, dan memudahkan siswa memahami konsep kimia. Penulis melakukan pembelajaran di SMKN 1 Batealit Jepara jurusan pertanian  yang t dalam perawatan tanaman banyak keluhan tentang hama tanaman. Biji dan kulit buah rambutan, kulit jengkol serta kulit gadung sebagai antioksidan, sedangkan senyawa tannin dan saponin sebagai anti bakteri.Penulis mengajak siswa untuk praktikum menggunakan Biji dan kulit buah, kulit jengkol serta kulit gadung, memanfaatkan kandungan di kulit buah tadi dengan cara dihaluskan, di campur air dan di fermentasiselama 3 hari setelah itu di encerkan , digunakan untuk menyemprot tanaman yang ada hamanya. Hasilnya hama tanaman berkurang secara drastis pada hari kedua. Selanjutnya insektisida alami yang dibuat ini di namakan “bikjendut” singkatan dari biji, kulit dari jengkol, gadung dan rambutan. Dari praktikum “bikjendut” ini diperoleh konsentrasi optimum pada kadar 50%  dan dapat meningkatkan ketuntasan klasikal siswa dalam pelajaran kimia  Kata Kunci : Bikjendut, konsentrasi larutan, ketuntasan klasikal, larutan, praktikumAbstractLearning with local potential and wisdom indispensable for learning to become more meaningful, to make it easier for students to understand chemical concepts. Author did was the author did a study at SMKN 1 Batealit Jepara majoring in agriculture which is certainly in the treatment of plants many complaints about crop pests. Seeds and fruit peel, jengkol skin and bark of rambutan fruit, jengkol and gadung have activity as antioxidants, while tannin and saponin compounds as anti-bacterial.Author invites students to experiment  Bik Jendut (Seeds and fruit peel, jengkol skin and bark) make use of the content in the skin of the fruit, smoothed, mixed with water and fermented for 3 days after it is diluted and used to spray plants that have pests. As a result plant pests are drastically reduced on the second day. Furthermore, this natural insecticide made in the name of "bikjendut" stands for seeds, skin from jengkol, gadung and rambutan. From the practice of "bikjendut" is obtained optimum concentration at a rate of 50% and can increase the classical completeness of students in chemistry lessons. keyword : Bik jendut,  concentration, classical completeness, experiment