Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi psikologis remaja di era gen z, objek penelitian ini adalah remaja, jumlah partisipan yang terlibat sebanyak 80 responden dan data penelitian berupa kuesioner. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dalam penelitian ini 59 responden merasa psikisnya terganggu akibat pandemi Covid-19 dan 38 responden merasa bahwa dirinya sedang depresi akibat merasakan gangguan kecemasanyang berlebih, pola tidur yang tidak teratur, sulit untuk fokus dalam belajar dan daya minat belajar semakin berkurang; sedangkan dari 80 partisipan, 74 responden menjawab tidak pernah datang ke psikolog atau konselor, hal ini membuktikan bahwa sebanyak 36 remaja mendiagnosa dirinya depresi, Hal inilah yang menimbulkan polemik pada psikologis remaja. Fase remaja adalah fase dimana Pikiran/emosi masih labil, sedang mencari jati dirinya, dan mudah tersinggung. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi dalam hal ini, Karena jika tidak, para remaja sangat rentan terkena depresi atau gangguan kesehatan mental lainnya, hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian bahwa sebesar 80 partisipan yang terlibat hampir semua mengalami gejala-gejala seperti gangguan kecemasan berlebih, sulit fokus dalam belajar dan pola tidur yang terganggu. Perlu adanya tindakan dan dukungan baik dari diri sendiri, orang tua maupun lingkungan sekitar tentang menjaga kesehatan mental di kalangan remaja khususnya saat pandemi Covid-19 seperti ini.Kata Kunci : Remaja, psikologis, Generasi Z The purpose of this study is to know the psychological conditions of adolescents in the age of gen z, the object of this study is adolescent, the number of participants involved as many as 80 respondents and the research data of questionnaires. The methodology used in the study is a descriptive quantitative approach, in this study 59 respondents felt psychologically disturbed by the covid-19 pandemic and 38 respondents felt they were depressed because of experiencing excessive anxiety disorders, irregular sleep patterns, difficulty in focusing on study and growing interest in study; As for 80 participants, 74 respondents who responded never to a psychologist or counselor, this proves that as many as 36 teens diagnosed themselves with depression, this is what gives rise to teen psychology. Adolescence is a phase where the mind/emotions remain unstable, self-seeking, and easily offended. Therefore there needs to be an evaluation in this case, for if not, teenagers are particularly susceptible to depression or other mental disorders, which has been shown by studies that up to 80 participants involved in almost all such symptoms as excessive anxiety disorder, difficulty focusing on study and impaired sleep patterns. Actions and support of both parents and the environment need to be self-sustaining among adolescents especially when such a covid-19 pandemic is.Keywords: Adolescent, Psychological, Z Generation