Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAKWAH DI ERA GLOBALISASI MENURUT KONTEKS TURUNNYA SURAT AL'ALAQ saharman saharman
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Volume 4 Nomor 2 Tahun 2007
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v0i0.1034

Abstract

Al-Qur'an sebagai wahyu yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad saw. berfungsi sebagai sumber ilmu pengetahuan baik ilmu dunia maupun akhirat. Ayat-ayat al-Qur'an dalam membicarakan sesuatu jarang sekali langsung secara rinci dan mendetail dan lebih banyak mengungkapkan isi secara global, persial dan sering kali menampilkan suatu masalah dalam prinsip-prinsip dasar dan garis besar. tidak seperti halnya dengan buku-buku ilmiah ciptaan manusia yang dikenal dengan karangan ilmiah, sehingga ayat-ayat al-Qur'an perlu penafsiran dan pemikiran untuk sampai kepada sasaran yang diinginkan. Begitu juga halnya untuk mengetahui prinsip dasar dakwah yang terkandung dalam al- Qur'an, diperlukan adanya pemikiran dan intelegensi yang tinggi. Al-Qur'an tidak secara detail menjelaskan bentuk-bentuk dakwah yang ada pada ayat-ayat al- Qur'an, sehingga perlu adanya usaha lebih serius untuk mengetahui hakikat yang terdapat di dalamnya, seperti kalimat iqra' dan al-Qalam pada surat al- Alaq.
SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM DI MINANGKABAU Saharman Saharman
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.87 KB) | DOI: 10.15548/turast.v6i1.693

Abstract

This study aims to describe the development of Islamic education in Minangkabau. Library studies are used in collecting data and analyzing data qualitatively. The development of Islamic Education Institutions in the archipelago shows the influence of the development of Islamic education in the Middle East, especially Mecca and Cairo, although in detail there are differences in understanding. This influence was brought by natives who were initially to perform the pilgrimage, but then most of them settled there a few years to seek knowledge. Not much different from Minangkabau, at the end of the 17th century, it was influenced by Aceh by Syekh Burhanuddin Ulakan who went to study religious knowledge for several years, and then after returning home, established a mosque in the form of an educational institution with a halakah system. Furthermore, in the 20th century the madrasa was established as a sign of the beginning of the renewal of Islamic education by the best sons of Minangkabau by following the system carried out by previous ulama scholars, so that Islamic Education Institutions in Minangkabau continued to develop into universities. It is concluded that Syeh Burhanuddin has influence in the history of the development of Islamic education in Minangkabau.