Limaryadi Limaryadi
Balai Taman Nasional Karimunjawa, Jl. Sinar Waluyo Raya, No. 248, Semarang 50723, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jenis-jenis Jamur Makroskopis di Pulau Kemujan, Taman Nasional Karimunjawa Limaryadi Limaryadi; Susi Sumaryati
Jurnal Mikologi Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Perhimpunan Mikologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46638/jmi.v5i1.168

Abstract

Taman Nasional Karimunjawa merupakan kawasan konservasi yang terletak di utara Laut Jawa dengan luas kawasan mencapai 111.625 ha. Kawasan ini memiliki tipe ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah, pantai, mangrove, terumbu karang, dan lamun. Kepulauan Karimunjawa terdiri dari 27 pulau, dengan lima pulau utama yang dihuni oleh 9784 penduduk. Dikenal sebagai kawasan konservasi perairan, Taman Nasional Karimunjawa memiliki keaneragaman jamur yang patut diperhitungkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis jamur makroskopis yang ada di Pulau Kemujan, Taman Nasional Karimunjawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Survei melalui eksplorasi dilakukan di Pulau Kemujan yaitu di Legon Jelamun, Legon Gede, Legon Pinggir, Mrican, dan Telogo. Area tersebut merupakan hutan mangrove, vegetasi pantai dan kebun penduduk. Hasil eksplorasi di Pulau Kemujan menemukan 65 jenis dari 24 suku. Jenis dari suku Polyporaceae merupakan jenis yang paling sering dijumpai, dari suku ini teridentifikasi 24 jenis. Jenis dari suku Polyporaceae yang teridentifikasi diantaranya adalah Daedaloleopsis confragosa, Lentinus arcularius, Microporus sp. Dari suku Tricholomataceae teridentifikasi empat jenis antara lain Pleurotus ostreatus, dan Colybia cf. cookei. Dari suku Agaricaceae ditemukan lima jenis, suku Ganodermaceae ditemukan tiga jenis, suku Cortinariaceae ditemukan tiga jenis. Jamur ditemukan pada bermacam-macam substrat yaitu tanah, tanah berpasir, serasah, batang pohon mati dan serbuk bekas penggergajian.