Imam Suja'i
Balai Bioteknologi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Gedung 630, Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan, Banten 15314, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Kapang Rhizopus sp. sebagai Agen Hayati Pengapung Pakan Ikan Catur Sriherwanto; Imam Suja'i; Soraya Soraya
Jurnal Mikologi Indonesia Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Perhimpunan Mikologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46638/jmi.v1i2.21

Abstract

Rhizopus sp. dikenal sebagai kapang tempe kedelai, dan juga banyak digunakan dalam fermentasi substrat selain kedelai. Aktivitas metabolisme Rhizopus sp. memberikan sifat fisik baru pada substrat yang difermentasi, termasuk kemampuan mengapung pada permukaan air dan kekompakan dalam air karena miselianya merajut dan menyatukan butiran-butiran substrat. Sifat ini berpotensi diterapkan dalam pembuatan pakan ikan apung. Dalam penelitian ini, Rhizopus sp. digunakan sebagai agen pengapung hayati pada pakan ikan melalui fermentasi padat dimana pakan ikan tenggelam komersial digunakan sebagai substrat. Pakan fermentasi yang dihasilkan lalu dikeringkan di dalam oven dan diuji untuk mengetahui kualitas fisiknya dibandingkan dengan pakan ikan apung komersial (kontrol positif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pakan ikan apung fermentasi dan pakan ikan apung komersial memiliki daya apung ≥ 95% selama 60 menit, dengan stabilitas dalam air tanpa aerasi masingmasing 80,3-87,1% dan 85,6%. Namun, dalam air beraerasi, daya apung pakan fermentasi menurun menjadi 0-2,5%, sedangkan pada pakan kontrol 82,5%. Daya serap air pakan fermentasi berkisar antara 108% sampai 144%, yakni lebih rendah dari pada pakan komersial (260%). Dapat disimpulkan bahwa fermentasi padat menggunakan Rhizopus sp. berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai agen pengapung hayati dalam pembuatan pakan ikan apung.