Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INFORMASI PENDAPATAN DAN BELANJA SECARA AKRUAL “KESESUAIANNYA DENGAN PENDAPATAN DAN BEBAN DALAM LAPORAN OPERASIONAL Sri Suryanovi
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 4 (2012): Jurnal BPPK (printed version)
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v4i0.59

Abstract

Informasi Pendapatan dan Belanja Secara Akrual merupakan suplemen laporan keuangan tahunan Pemerintah Pusat yang dibuat berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-62/PB/2009 Tahun 2009. Dengan terbitnya PP Nomor 71 Tahun 2010, banyak pihak yang mempertanyakan apakah Informasi Pendapatan dan Belanja Secara Akrual sudah sesuai dengan pendapatan dan beban yang dilaporkan dalam laporan operasional (untuk selanjutnya disingkat LO) dan apabila belum sesuai apa yang menjadi penyebabnya. Kajian ini dimaksudkan untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut. Dari hasil kajian diketahui, pertama, Informasi Pendapatan dan Belanja Secara Akrual belum sepenuhnya sesuai dengan pendapatan dan beban yang dilaporkan dalam LO. Hal ini disebabkan karena potensi perbedaan antara keduanya cukup besar. Kedua, perbedaan antara informasi pendapatan secara akrual dengan pendapatan LO dapat terjadi karena adanya saldo pendapatan ditangguhkan dan penjualan aset tetap. Ketiga, perbedaan antara informasi belanja secara akrual dengan beban dapat terjadi karena adanya pembelian aset tetap; adanya saldo belanja modal yang masih harus dibayar; adanya saldo belanja modal dibayar di muka; adanya penyusutan aset tetap; adanya saldo persediaan; adanya belanja barang untuk pengesahan persediaan dari hibah dan belanja modal untuk pengesahan aset tetap/aset lainnya dari hibah.
Analisis Faktor Penyebab Kelambatan Penyaluran Dana Desa: Studi Kasus di Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Sri Suryanovi
Jurnal Kewidyaiswaraan Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Kewidyaiswaraan
Publisher : Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Pengembangan Kompetensi Pegawai ASN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3773.196 KB)

Abstract

The realization of Village Fund distribution from the State Treasury Account to the Regional Public Account (RKUD) and from the RKUD to the Village Cash Account in 2017 and 2018, generally is slowness, so the realization of Village Fund absorption and output achievements not on targeted. This study aims to knowing causative factors the slowness, especially in the villages in Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung, so that it is entitled "Analysis of Factor Causing Slowness in Village Fund Distribution: A Case Study in Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung." This study is qualitative explorative. From the study it was concluded that the slowness in distribution Village Funds over there occurs because the slow submission of Village Fund distribution requirements documents from the village head to bupati, so that the submission of Village Fund distribution requirements documents from bupati to the head of the State Treasury Office was late. The root of the problem is first, the communication factor. Second, attitude factors. Third, a resource factor. Fourth, a bureaucratic factors. Fifth, regulatory factors. Than, the six other factors, namely the difficulty of geography, demography, and public facilities owned by the Village.