Arfiansyah Darwin
Pusdiklat Bea dan Cukai BPPK Kemenkeu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN KELEMBAGAAN ADMINISTRASI PABEAN DI DUNIA Arfiansyah Darwin
Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Vol 11 No 1 (2018): Jurnal BPPK
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan - Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48108/jurnalbppk.v11i1.133

Abstract

Administrasi pabean adalah institusi yang bertanggung jawab dalam memproses perdagangan antar negara. Berbagai upaya telah diusahakan oleh World Customs Organization (WCO) untuk memberikan standar pelayanan kepabeanan untuk tercapainya tujuan peningkatan efektivitas dan efisiensi administrasi pabean dalam pelaksanaan tugasnya. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai administrasi pabean di Indonesia, serupa dengan administrasi pabean di berbagai negara, menjalankan empat fungsi, yaitu sebagai revenue collector, community protector, trade facilitator, dan industrial assistance. Bagaimana suatu administrasi dalam memandang fungsi utamanya, menentukan bentuk kelembagaan yang dipilih. Di dunia terdapat empat bentuk kelembagaan administrasi pabean, yaitu administrasi pabean dalam bentuk Customs Agency (berdiri sendiri di bawah kepala pemerintahan), Revenue Authority (bergabung dengan institusi penerimaan lain membentuk badan tersendiri), Ministry Department (sebagai institusi di bawah suatu kementerian), atau Border Protection Service (penjaga perbatasan). Kajian ini membahas beberapa administrasi pabean di dunia yang menerapkan bentuk-bentuk kelembagaan tersebut.