Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Supervisi Klinis Dalam Meningkatkan Profesional Guru Pada Sma Negeri 1 Ingin Jaya Kab. Aceh Besar Musriadi Musriadi; Agus Jumaidi
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v12i2.1937

Abstract

Supervisi klinis terhadap guru merupakan salah satu bentuk aktivitas yang direncanakan untuk membantu para guru dalam melakukan pekerjaan secara efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data observasi, wawancara, studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah 1 orang, pengawas sekolah 1 orang dan guru 5 orang jadi totalnya sabjek penelitian adalah 7 orang. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa : (1) program supervise klinis yang dilaksanakan kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru melalui: (a) kegiatan kelompok, dilakukan dengan meningkatkan hubungan kerjasama yang harmonis antar guru, dan memotivasi keterlibatan guru dalam kelompok, dan (b) Kegiatan belajar individual guru, dilakukan pengawas sekolah dengan meningkatkan kemampuan akademik guru (penyusunan program pengajaran, pelaksanaan program pengajaan, pelaksanaan program pengajaran serta evaluasi hasil proses belajar) dan meningkatkan rasa sosial guru dengan pembinaan mental, moral, fisik (2). Pelaksanaan supervisi klinis dalam meningkatkan profesional guru pada SMA Negeri 1 Ingin Jaya. kepala sekolah sangat berperan, karena kepala sekolah sebagai supervisor harus mampu melakukan pengawasan dan pengendalian untuk meningkatkan profesionalitas tenaga kependidikan.(3).Upaya pelaksanaan supervisi klinis dalam meningkatkan profesional guru pada SMA Negeri 1 Ingin Jaya adalah dengan cara mengikutsertakan guru pada pelatihan- pelatihan, seminar, mengadakan rapat khusus yang mencakup tentang pembinaan dan peningkatan profesionali guru yakni KKG (Kelompok Kerja Guru) yang diadakan satu bulan sekali agar guru-guru di SMA Negeri 1 Ingin Jaya mempunyai wawasan yang lebih luas lagi tentang dunia pendidikan.(4). Hambatan supervisi klinis dalam meningkatkan kemampuan profesional guru pada SMA Negeri 1 Ingin Jaya. Kurangnya kemampuan kepala sekolah mengadakan supervisi klinis secara efektif baik dari teknik-teknik supervisi yang digunakan maupun cara pemberian bimbingan merupakan salah satu penghambat kepala sekolah melaksanakan supervisi klinis
Peran Guru Biologi dalam Membentuk Kesadaran Lingkungan Siswa MAS Pesantren Sidiangkat Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara Isni Luxciyana Berutu; Marzuki Marzuki; Erdi Surya; Musriadi Musriadi; Zamzami Zamzami
Jurnal Edukasi El-Ibtidai Sophia Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v5i1.7531

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di MAS Pesantren Sidiangkat dengan tujuan untuk mengetahui peran guru Biologi dalam membentuk kesadaran lingkungan siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya perilaku siswa yang kurang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru Biologi dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan melalui proses pembelajaran maupun pembiasaan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (google Form), observasi, dan wawancara. Subjek penelitian adalah Guru Biologi dan beberapa guru lainnya dan siswa kelas X, XI, dan XII. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase untuk mengetahui tingkat peran guru serta tingkat kesadaran lingkungan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru Biologi memiliki peran yang sangat baik dalam membentuk kesadaran lingkungan siswa melalui pemberian materi yang relevan, keteladanan, pembiasaan kegiatan kebersihan, serta pemberian motivasi dan pengawasan. (2) Tingkat kesadaran lingkungan siswa juga berada pada kategori baik, yang terlihat dari partisipasi siswa dalam menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, serta membersihkan lingkungan sekolah. (3) Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran guru Biologi berkontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa di MAS Pesantren Sidiangkat