Fatimah Abubakar
SMK Negeri 1 Bireuen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PEMUAIAN PANJANG MELALUI SFAE SISWA KELAS X TPTU SMK NEGERI 1 BIREUEN Fatimah Abubakar
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 17, No 2 (2016): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v17i2.27

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini untuk meningkatkan hasil belajar pemuaian panjang melalui Student Facilitator And Explaining (SFAE) siswa kelas X TPTU SMK Negri 1 Bireuen, subyek penelitian ini adalah siswa kelas X TPTU SMK Negeri 1 Bireuen, bertujuan untuk mengetahui cara, efektifitas dan tingkat keberhasilan melalui model pembelajaran kooperatif tipe SFAE pada siswa kelas X TPTU SMK Negri 1 Bireuen. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, analisa data dan refleksi. Data yang terkumpul mengunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Untuk analisis kuantitatif digunakan analisis deskriptif yaitu skor rata-rata dan persentase, nilai minimum dan maksimum, ketuntasan dan persentase pada setiap siklus. Sedangkan untuk analisis kualitatif dengan mengolah nilai berdasarkan rentangan nilai dan KKM dengan tes tertulis, terdiri atas 6 soal pilihan ganda materi pemuaian panjang, sedangkan mengobservasi keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dengan mengunakan skor total aspek, skor setiap indikator, rata-rata dan kualifikasi pada setiap siklus. Salah satu alternatif pembelajaran fisika yang inovatif dan kreaktif adalah dengan mengunakan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) atau Bermain Peran. SFAE dapat digunakan untuk meningkatkan siswa belajar bermain peran dalam berdiskusi secara individu maupun kelompok untuk mempresentasikan ide/pendapat pada rekan sekelas, menggali potensi berpikir kritis siswa secara optimal. Hasil penelitian berdasarkan nilai KKM, dari hasil belajar sejumlah 17 siswa mencapai ketuntasan berdasarkan nilai KKM 76 (2,66), pada pra siklus 8 siswa (47,06%) tuntas dan 9 siswa (52,94%) tidak tuntas, sedangkan pada siklus I siswa mencapai ketuntasan belajar sebanyak 11 siswa (64,71%) dan tidak tuntas 6 siswa (35,29%) serta pada siklus II semua siswa berjumlah 17 siswa (100%) tuntas belajar.