Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMAMPUAN DAYA LARVASIDA EKSTRAK DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) TERHADAP Culex quinquefasciatus Adhi Setya
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 6, No 1 (2018): Meditory, volume 6 , nomer 1 , Juni 2018
Publisher : Jurusan Analisis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.615 KB) | DOI: 10.33992/m.v6i1.237

Abstract

Abstract BackgroundCulexquinquefasciatusadalahkelompoknyamuk yang pentingdansalahsatuhama yang seriusdarisudutpandangkesehatanmasyarakat. Pengendalian secara kimiawimerupakanstrategiefektif yang digunakansecaraluassetiapharidikehidupantetapibanyakkonsekuensinegatifdari pemakaiannya. Di antarabiopestisida, tanaman alpukat layak menjadi kandidat penelitian karena kaya akan kandungan fitokimia anti serangga.Method Penelitian ini merupakan uji eksperimental dengan rancangan studi Post-test With Control yang hasilnya diolah menggunakan analisis probit. Konsetrasi dilakukan dengan delapan variasi (0,1%, 0,05%, 0,025%, 0,0125%, 0,006%, 0,003%, 0,001% dan 0,0007%), dengan masing-masing konsentrasi dilakukan tiga kali pengulangan. Sebagai kontrol positif dalam penelitian ini menggunakan temefos. Jumlah larva instar III yang digunakan tiap perlakuan sebanyak 10 ekor. Result Dari hasil fitokimia ekstrak ditemukan alkaloid, flavonoid dan saponin. Analisis probit menunjukan lethal consentration (LC 90) terjadi pada konsentrasi 0,0314% dan kontrol positif berada pada konsentrasi 0,01%. Suhu, kelembaban dan pH menunjukan dalam batas aman untuk larva, yaitu secara berurutan 23oC, 68% dan 6.Conclusion Kemampuan larvasida dari ekstrak daun alpukat berada pada konsentrasi 0,0314%. Hasil ini masih sedikit lebih tinggi dibandingkan kontrol positif (temefos), yaitu 0,01%.Keywords: Culexquinquefasciatus, daun alpukat, ekstrak, larvasida