Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Kelong Salonreng pada Upacara Adat Perkawinan Masyarakat Desa Ara Kabupaten Bulukumba (Suatau Tinjauan Semiotika Marcel Danesi) Runimeirati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v6i2.367

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis makna kelong Salonreng dalam sebuah ritual adat di masyarakat Bulukumba, mengkaji totalitas makna kelong Salonreng berdasarkan teori semotika Marcel Danesi. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dan merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber sata dari penelitian ini adalah keseluruhan makna kelong Salonreng. Data primer diperoleh dari beberapa informan yang paham dan tahu soal objek penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah secara observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Sedangkan, teknik analisis datanya yaitu dengan mengidentifikasi semua pesan dan tanda teks kelong Salonreng, transliterasi dan pengklasifikasian makna. Dapat disimpulkan yakni (1) Setiap bait dalam teks Salonreng merupakan bentuk kesyukuran masyarakat Ara kepada Sang Pencipta, (2) Pola persajakan kelong Salonreng serupa dengan pola persajakan Makassar 8-8-4-8, (3) Tari Saloreng merupakan perkembangn dari tari rakyat dengan gerakan yang sangat sederhana yang dimainkan secara tunggal ataupun berkelompok penari wanita, (4) Sebagai penghormatan kepada leluhur atau digunakan untuk menghalau roh-roh jahat serta memohon perlindungan dari Dewata. Kata kunci : Kelong Salonreng, Semiotik dan Kabupaten Bulukumba.
Workshop Bunda Literasi/Duta Baca Daerah dan Pegiat Literasi Daerah (Kolaborasi Dinas Perpustakaan & Kearsipan Wil. Sul-Sel) Runimeirati
Abdimas Langkanae Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v3i2.161

Abstract

Literasi atau kemelekan adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. Pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi dan bimbingan secara berkesinambungan kepada peserta workshop. Dari pelaksanaan ini dapat dilihat bahwa masih kurangnya minat berliterasi dikalangan masyarakat serta kurang mampunya Bunda Literasi dan Pegiat Literasi melaksanakan kegiatan yang inovatif. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa secara rutin dilaksanakan dan kedepannya bisa berkolaborasi dengan instansi lainnya bukan hanya dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Wilayah Prov. Sul-sel.