Hadi Syahrial
Program Studi Magister Ilmu Komputer, Program Pascasarjana, Universitas Budi Luhur, Jakarta, Indonesia

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Semantik

Prototype Information Security Risk Assessment Tool Berbasis Lotus Notes Dalam Rangka Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001 Hadi Syahrial
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.078 KB)

Abstract

Makalah ini membahas  tentang  pengembangan prototype sebuah aplikasi  yang dapat digunakan untuk menyimpan dan melakukan  penilaian  risiko keamanan informasi yang diberi nama Information Security Risk Assessment Tool  yang disesuaikan dengan kebutuhan  dalam  rangka implementasi  Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)  ISO 27001. Protoype ini dibuat dengan menggunakan  Lotus Notes  agar mudah dalam  penyimpanan, penelusuran, dan kolaborasi. Dengan sistem ini diharapkan  dapat membantu  dalam melakukan  penilaian   risiko keamanan informasi menjadi lebih efisien dan efektif.
PENDETEKSI KEBOCORAN TABUNG GAS LPG MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER AT89S2051 MELALUI HANDPHONE SEBAGAI MEDIA INFORMASI Asep Saefullah; Hadi Syahrial; Ari Santoso
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.564 KB)

Abstract

Berita kebakaran sering terdengar sebagai akibat tabung gas elpiji meledak, penyebab meledaknya tabung gas ini karena kebocoran pada selang, tabung atau pada regulatornya yang tidak terpasang dengan baik. Pada saat terjadi kebocoranakan tercium gas yang menyengat, gas inilah yang nantinya akan meledak apabila ada sulutan atau percikan listrik, atau rokok. Pada intinya ledakan dapat dihindarkan apabila terdapat penanganan dini saat gas keluar atau pada saat kebocoran gas terjadi. Pada penelitian ini dibuat sebuah program untuk mendeteksi kebocoran Gas dengan memanfaatkan sensor gas TGS-2610. Pada saat sensor mendeteksi adanya bau gas maka sistem mengaktifkan buzzer sebagai simulasi penanganan dini. Selain itu, sistem ini juga dihubungkan dengan handphone, untuk memberi informasi bahwa kondisi gastelah berbahaya kepada pihak terkait. Hasilnya berupa sebuah alat yang mampu mengirim informasi berupa SMS ke pihak terkait, membunyikan buzzer sebagai peringatan dini ketika ruang terakumulasi gas yang berbahaya dan mematikannya jika kondisi ruang sudah aman dari gas.Kata kunci : LPG, Sensor gas, Mikrokontroler AT89S2051, SMS
Analisis Kebutuhan Keamanan Sistem Dengan Menggunakan Metodologi SQUARE: Studi Kasus Pengembangan Sistem Informasi Rumah Sakit Berbasis Open Source ERP (Open Sikes) Hadi Syahrial
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.045 KB)

Abstract

Keberhasilan pengembangan sebuah    sistem informasi rumah sakit  sangat  bergantung kepada aspek keamanan informasi  seperti terjaminnya kerahasian, keutuhan, dan ketersediaan  data dan  informasi  yang disimpan dan diolah oleh  sistem tersebut.  Saat  ini sedang dikembangkan sebuah sistem informasi rumah sakit berbasis open source ERP yang dinamakan Open Sikes.  Untuk mengetahui lebih awal kelemahan-kelemahan pada  sistem tersebut maka diterapkan analisis kebutuhan keamanan informasidengan menggunakan metodologi SQUARE.  Hasil akhir yang diharapkan  adalah dengan lebih awal  ditemukenalinya kelemahan-kelemahan  pada  sistem tersebut, maka  rekomendasi untuk  memperbaiki kelemahan-kelemahan tersebut dapat diberikan, sehingga dapat dibangun sebuah sistem informasi rumah sakit berbasis open source ERP yang lebih aman.
PENGEMBANGAN SISTEM PEMANTAUAN BACKUP TERPUSAT (CBMS) DENGAN MENGGUNAKAN LOTUS NOTES Hadi Syahrial
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.023 KB)

Abstract

Backup data sangat penting untuk menjaga ketersediaan data. Jika terjadi insiden keamanan informasi maka perusahaan atau organisasi dapat melakukan pemulihan (recovery) data dengan menggunakan sistem backup yang dikelola dengan baik. Dalam mengelola sistem backup, faktor pemantuan atau monitoring merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Penelitian ini dilakukan dalam rangka pengembangan sistem pemantauan backup terpusat berbasis Lotus Notes(Centralized Backup Monitoring System) dengan tujuan agar setiap proses backup dapat tercatat hasilnya ke dalam sebuah basis data lotus notes. Apabila terjadi kegagalan dalam proses backup, sistem ini memiliki kemampuan untuk mengirim notifikasi dan log ke lotus notes email. Status hasil proses backup yang ada di sistem pemantauan backup akanterbarui secara otomatis. Perangkat lunak yang digunakan untuk proses backup adalah BrightStor ArcServe.Kata Kunci: Sistem Pemantauan Backup, Backup Monitoring System, Manajemen Keamanan Informasi, Lotus Notes,Manajemen Sistem Backup.
PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN KELEMAHAN KEAMANAN INFORMASI (SMKKI) MENGGUNAKAN LOTUS NOTES Hadi Syahrial
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.112 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah prototipe sistem yang diberi nama Sistem Manajemen Kelemahan Keamanan Informasi (SMKKI) yang berbasis Lotus Notes dan yang disesuaikan dengan kebutuhan akan manajemen kelemahan keamanan informasi. Sistem ini nantinya dapat digunakan oleh petugas keamanan informasi (Information Security Officer) untuk menganalisa, mencatat dan mengirim notifikasi kepada staf departemen yang terkait dengan keamanan informasi seperti departemen Teknologi Informasi. Sistem ini juga dapat digunakan untuk memonitor status kelemahan keamanan informasi yang terdeteksi oleh alat pemindai kelemahan, sehingga dapat diketahui sudah berapa lama kelemahan-kelemahan tersebut terdapat pada sistem operasi maupun aplikasi. Dengan sistem ini diharapkan manajemen kelemahan keamanan informasi menjadi lebih efisien dan efektif..Kata Kunci:Sistem Manajemen Kelemahan Keamanan Komputer, SMKKI, Manajemen keamanan informasi,resiko, kelemahan keamanan informasi, ancaman keamanan informasi, CSIRT, CERT, prototipe,Lotus Notes.