Popy Irawati
Dosen STIKes ‘Aisyiyah Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERATURE RIVIEW HUBUNGAN ANTARA PSIKOLOGI DAN SPIRITUAL DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA Popy Irawati
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 2 No 1 (2015): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.712 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v2i1.139

Abstract

Kejadian sakit merupaka kejadian yang selalu dianggap buruk dan merugikan dalam mempertahakan kualitas hidup. Kebutuhan spiritual berhubungan dengan peningkatan kualitas hidup manusia yang merupakan tujuan penting dalam tatanan klinik (Balbony at all, 2007) Salah satu pemicu kejadian kanker adalah stress dan kecemasan yang terjadi dalam waktu yang lama, hal tersebut juga dapat memperberat penyakit yang telah terdiagnosis . makalah ini akan menelaah beberapa literature yang mengemukakan tentang penelitian yang dilakukan pada pasien kanker payudara tentang bagaimana peran psikologi dan spiritual terhadap perkembangan penyakit kanker, yang dilakukan pada saat diberikan terapi dan setelah selesai melaksanakan program terapi. Tujuan studi ini adalah menelaah literature untuk mengetahui hubungan antara psikologi dan spiritual dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Disain studi dalam penelitian ini adalah menggabungkan literature yang mempunyai arahan yang sama yang diunduh dari Cinahl dan Proquest untuk mempelajari hubungan antara psikologi dan spiritual dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Empat literature yang kami temukan terdiri dari 3 literature kuantitatif dan 1 literatur kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MBSR secara significan dapat menurunkan tingkat stress pada penderita kanker payudara dengan nilai yang sinifikan pada kecemasan, takut kekambuhan dan tanda depresi. Factor spiritual dan religi merupakan factor yang sangat mendukung terhadap peningkatan kualitas hidup pasien dengan kanker payudara. Social support juga merupakan factor yang secara signifikan mendukung meningkatkan optimism yang pada akhirnya meningkatkan kulaitas hidup pasien dengan kanker payudara.