LPPMadmin Al-Insyirah
Unknown Affiliation

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU GAYA PACARAN TIDAK SEHAT PADA REMAJA USIA 12-15 TAHUN DI KECAMATAN TAMPAN PEKANBARU LPPMadmin Al-Insyirah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus aborsi, kehamilan dan hubungan seksual pranikah pada remaja karena gaya tinggi pacaran perilaku tidak sehat yang merupakan adaptasi dari pergaulan saat longgar, rasa ingin tahu dan teman-teman dari efek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak sehat gaya pacaran di usia remaja 12-15 tahun di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada bulan Agustus 2015-736 siswa SMPIT Azizziyah dan SMP 20 Pekanbaru dengan sampel 197 responden. Perilaku tidak sehat gaya pacaran pada remaja menunjukkan responden yang tidak perilaku berisiko 62,9% lebih dari risiko perilaku 37,1% dengan pengetahuan yang baik dari 67,5%, sikap positif 65%, 50,3% tidak paparan media pornografi , terpengaruh teman 58, 9%, dan peran orang tua 66%. Hasil uji statistik penelitian menemukan bahwa ada yang signifikan antara perilaku tidak sehat gaya pacaran pada remaja dengan pengetahuan dengan nilai p = 0,000 dan teman-teman efek dengan nilai p = 0,004. Disarankan untuk Departemen Pendidikan dan Kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja dengan memberikan konsultasi tentang kesehatan reproduksi remaja, untuk sekolah dalam rangka meningkatkan pengetahuan bagi remaja dengan review dari mata pelajaran yang terkait dengan kesehatan reproduksi dan bagi peneliti selanjutnya meningkatkan penelitian yang berkaitan dengan Gaya pacaran perilaku tidak sehat pada remaja dengan metode penelitian dan variabel yang berbeda.
FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU ANAK SD KELAS V TERHADAP BAHAYA MEROKOK DI SD NEGERI 160 KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU LPPMadmin Al-Insyirah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO melaporkan bahwa pada tahun 2011 lebih dari 6 juta anak usia 10 tahun atau lebih telah meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh merokok. Reasearch ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang affectthe perilaku anak SD kelas lima terhadap bahaya merokok di sekolah dasar negeri 160 kabupaten Damai Marpoyan pekanbaru kota. Jenis resarch menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Metode pendekatan analitik crooss sectional dengan sampel total 114 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan rendah memiliki perilaku merokok sebanyak siswa kelas lima (57%), sedangkan pengaruh teman sebaya memiliki pengaruh perilaku merokok sebanyak kelas lima (63,2%), sikap negatif memiliki perilaku merokok siswa sebanyak lima kelas (64,9%). Chi hasil analisis persegi dengan nilai p pada pengetahuan (0,030) yang berarti ada hubungan dengan perilaku merokok pengetahuan kelas lima, analisis chi square nilai p pengaruh teman sebaya (0,035) yang berarti ada aconnection pengaruh teman sebaya dengan perilaku merokok dari kelas lima, analisis chi square sikap (0,046) yang berarti ada hubungan dengan perilaku merokok sikap anak kelas lima. Diharapkan untuk pelayanan kesehatan dalam rangka untuk mengadakan penyuluhan tentang bahaya merokok di sekolah, untuk sekolah untuk memberikan informasi tentang bahaya merokok aducation terhadap siswa, untuk penelitian lebih lanjut untuk lebih mengeksplorasi perilaku merokok siswa menggunakan variabel yang berbeda.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TETANUS NEONATORUM DI PUSKESMAS RAKIT KULIM KABUPATEN INDRAGIRI HULU LPPMadmin Al-Insyirah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tetanus neonatorum adalah penyebab paling umum kematian akibat penanganan tali pusat tidak bersih. Pada tahun 2014 ada satu kasus kematian bayi akibat tetanus neonatorum di Rakit Kulim Pelayanan Kesehatan Primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan tentang neonatal tetanus ibu postpartum di Rakit Kulim Kesehatan Masyarakat Pusat Indragiri Hulu. Penelitian ini Apakah penelitian analitik dengan desain cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah postpartum di Rakit Kulim Puskesmas sebagai 33 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling. Data dikumpulkan dari kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan univariat dan bivariat. Hasil bivariat ada hubungan yang signifikan antara pendidikan (pvalue: 0,005), sumber (pvalue: 0,001), dan dukungan keluarga (pvalue: 0,000) dengan pengetahuan postpartum tentang tetanus neonatorum. The researcer menyarankan pada petugas kesehatan memberikan konseling sering, dan untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan melalui seminar dan pelatihan tentang tetanus neonatorum pada bayi, sehingga terus menerus bahwa petugas kesehatan dapat meningkatkan perannya dalam kesehatan ibu dan anak untuk mengurangi kematian bayi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA PRAMENOPAUSE TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE DI PUSKESMAS GARUDA PEKANBARU LPPMadmin Al-Insyirah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause adalah ketika periode menstruasi anal berhenti secara permanen. Di Indonesia pada usia 48 tahun telah 50% dari pengalaman wanita menopause. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pra-menopause menuju takut tentang menopause di Puskesmas Garuda Pekanbaru. Model penelitian ini ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melakukan pada bulan Agustus 2015 Puskesmas Garuda Pekanbaru dengan teknik Sampling Accidental. Sampel penelitian ini adalah 87. Hasil itu menunjukkan: responden telah pengetahuan yang tinggi itu 55,2%, positif baik itu 50,6% dan responden mayoritas telah indikasi media itu 59,8%, indikasi 21 serius, 8%, indikasi kecil itu 13,8%, sedangkan tanpa indikasi itu 2,3%. Atas semua tidak ada hubungan memiliki arti antara pengetahuan dengan khawatir untuk menerima pra-menopause dan tidak ada hubungan memiliki arti antara sikap dengan khawatir untuk menerima pra-menopause. Berurusan dengan hasil penelitian ini, penulis menyarankan untuk wanita pra-menopause dapat dikenali indikasi dan penanganan pra-menopause, untuk Puskesmas dapat menunjukkan informasi tentang pra-menopause lebih, dan untuk College of Health Sciences Al-Insyirah Pekanbaru dapat digunakan untuk bahan tentu saja dan memberikan pengetahuan tentang pra-menopause.
ANALISIS POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 3-6 TAHUN DI TK PEMBINA KECAMATAN MEMPURA KABUPATEN SIAK LPPMadmin Al-Insyirah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian tentang pengembangan anak di Indonesia menunjukkan bahwa 17-20% anak-anak menderita gangguan perkembangan, emosional, dan perilaku. Itu apporoximated bahwa gangguan motorik. Itu apporoximated bahwa gangguan motorik sekitar 5-3% dan 60% dari kasus spontanly didirikan berusia 5 tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis sistem pola orang tua untuk keterampilan motorik halus siswa berusia 3-6 tahun jika Kecamatan TK Pembina Mempura Kabupaten Siak. Metode penelitian ini adalah observasi dengan menggunakan desain korelatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan data sampling. Sampel adalah 66 siswa dan 66 orang tua. Hasil penelitian menunjukkan 56,1% untuk sistem pola demokrasi, 51,5% untuk Otoriter, 65,2% untuk permisive dan 72,7% untuk tidak terlibat orangtua pengasuhan. Hasilnya menunjukkan korelasi metode-metode untuk keterampilan motorik halus dari siswa berusia 3-6 tahun (p <0,05) diharapkan bahwa departemen pendidikan dapat memberikan pertimbangan fakta ini membuat kebijakan yang lebih baik untuk mengawasi pengembangan dan menangani masalah-masalah siswa pra-sekolah. Guru dapat menggunakan baik kemampuan keterampilan motorik sebagai cara untuk abserve dan melatih keterampilan siswa dan untuk peneliti selanjutnya untuk mempelajari lebih mendalam tentang metode dalam pola pengasuhan untuk anak-anak keterampilan motorik halus dalam variabel yang berbeda.