Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Educational Costing Plan Dalam Meningkatkan Mutu Layanan di Madrasah Aliyah Nurul Jadid Moh Rifai; Shofwatul Ummah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6622

Abstract

Perencanaan pembiayan pendidikan yang baik berkontribusi besar terhadap mutu layanan pendidikan. Perencanaan pembiayaan pendidikan merupakan total biaya yang dikeluarkan baik oleh individu peserta didik, keluarga yang menyekolahkan anak, warga masyarakat perorangan, kelompok masyarakat, maupun yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk kelancaran pendidikan. Satuan pendidikan dituntut mampu menyusun perencanaan pembiayaan secara tepat. Permasalahan utama penelitian ini yaitu bahwa satuan pendidikan memerlukan adanya model perencanaan pembiayaan yang dipandang efektif. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Nurul Jadid dengan bertujuan untuk menggambarkan perencanaan pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu layanan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan di Madrasah Aliyah Nurul Jadid dengan menerapkan sistem EDM terbukti sangat efektif dan efisien. Dengan bertumpu pada proses optimalisasi sumber dana yang ada, perencanaan pembiayaan lebih mudah diterapkan dan lebih transparan. Selain itu, melalui sistem EDM, madrasah dapat melihat kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam penyelenggaraan kegiatan madrasah dengan menetapkan tujuan dari madrasah itu sendiri serta mengidentifikasi kelemahan untuk memahami akar penyebab dari masalah yang menjadi. Temuan kunci dalam konsep pembiayaan pendidikan berbasis EDM yaitu analisis kebutuhan, penetapan tujuan, perencanaan pembiayaan, pengembangan sumber dana, transparansi keuangan, pemantauan dan evaluasi berkala, serta partisipasi masyarakat demi berlangsungnya proses pembelajaran yang efektif dan efisien serta memudahkan program-program yang dirancang madrasah untuk tahun-tahun berikutnya.
STRATEGI PENINGKATAN PROFIT USAHA RITEL PADA PONDOK PESANTREN Moh Rifai
JURNAL PROFIT Vol 4, No 2 (2020): Economic Marketting
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v4i2.1591

Abstract

Peningkatan profit usaha ritel merupakan tujuan utama dalam pengelolaan usaha perdagangan. Implikasinya berkontribusi terhadap kesejahteraan dan pengembangan usaha-usaha ritel yang lain. Namun tidak semua manajer dapat fokus melakukan peningkatan profit bagi usaha ritel yang dikelolanya. Sekian banyak usaha tersebut sekedar berjalan begitu saja namun belum memenuhi target yang dibutuhkan, disebabkan oleh berbagai alasan yang berkembang. Tentu dalam hal ini perlu ditemukan solusi dengan cara belajar melalui penelitian agar dapat menemukan strategi-strategi yang efektif dan efisien untuk dilakukan dalam meningkatkan profit usaha ritel. Penelitian ini bertujuan guna mendeskripsikan strategi peningkatan profit usaha ritel pada MJ Swalayan di Pondok Pesantren Al-Mashduqiah Kraksaan Probolinggo. Pendekatan penelitiannya adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Sedangkan teknik analisis data yang diterapkan adalah model Miles dan Huberman dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Dengan uji keabsahan data melalui kredibilitas dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam rangka meningkatkan profit usaha ritel, manajemen MJ Swalayan menggunakan strategi-strategi sebagai berikut; rekrutmen dan seleksi SDM Profesional, implementasi SOP (Standard Operating Prosedure) layanan ritel, implementasi controlling, ideal merchandising, melengkapi barang dagangan, menjalin kerjasama, implementasi otomatic system harga ritel dan grosir, implementasi penentuan low pricing, FGC (Focus Group Discussion) secara berkala, dan direct response dan problem solving.
Pendidikan Agama Islam dan Kualitas Ekonomi Keluarga Muslim Moh Rifai
JURNAL PROFIT Vol 7, No 2 (2023): Economic Building
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v7i2.6401

Abstract

This study aims to explore the relationship between Islamic religious education and the economic quality of Muslim families. Islamic religious education is an important aspect of Muslim life that plays a role in shaping their values, beliefs and religious practices. Meanwhile, the quality of the family economy is an important indicator to measure the welfare and sustainability of family life. The literature research method, which is also known as the literature research method, involves collecting, analyzing, and synthesizing information from various sources of literature that is relevant to answering research questions or understanding the topic under study. The results of this study indicate that there is a significant relationship between Islamic religious education and the economic quality of Muslim families. Families that have a higher level of Islamic religious education tend to have better economic quality. Islamic religious education can provide a strong moral and ethical foundation in managing family economic resources, avoiding behavior that is inconsistent with religious principles, and increasing sound financial understanding and practice. This finding has important implications for the development of Islamic religious education and programs that focus on the economic empowerment of Muslim families. Efforts to increase access to and quality of Islamic religious education can contribute to improving the economic quality of Muslim families as a whole. In addition, an approach that integrates aspects of Islamic religious education and finance can help develop financial literacy and good financial management among Muslim families. However, this study also acknowledges that there are other factors that can affect the economic quality of Muslim families, such as macroeconomic factors, level of general education, and access to economic opportunities. Therefore, further research is needed to deepen understanding of this relationship and other relevant factors.