This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Ilmu
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MELALUI MODEL PEMEBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MAHASISWA TEKNIK MESIN PROGRAM STUDI TEKNIK KONVERSI ENERGI SEMESTER IV T.A.2016/2017 POLITEKNIK NEGERI MEDAN Solly Aryza; esto Tumanggor
Jurnal Abdi Ilmu Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Abdi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi mahasiswa Semester IV Jurusan Teknik Mesin Program Studi Teknik Konversi Energi Politeknik Negeri Medan T.A. 2016/2017, melalui model pembelajaran kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif. Model penelitian yang digunakan yaitu model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Prodi Konversi energy, Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan yang berjumlah 100 orang. Objek penelitian yaitu keterampilan mahasiswa dalam menulis narasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumnetasi. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, pedoman penilaian tes, dan kamera. Teknis analisis data dengan statistik deskriptip kualitatip. Hasil penelitian diharapkan akan menunjukkan model pembelajaran kontekstual yang dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi mahasiswa. Peningkatan dapat didasarkan pada hasil pra tes dan dan tindakan yang menunjukkan mahasiswa belum terlibat aktif dalam pembelajaran dan mengalami kesulitan dalam keterampilan menulis narasi. Pada siklus I, mahasiswa sudah terlibat aktif dalam pembelajaran, seperti mahasiswa melakukan kegiatan diskusi dan tidak ragu lagi untu menyampaikan pendapatnya. Siklus II, peningkatan menjadi lebih maksimal, semakin banyak mahasiswa yang tidak ragu lagi unutk menyampaikan pendapatnya dan kegiatan diskusi yang semakin terkondisi