This Author published in this journals
All Journal Human Care Journal
bayu - irianto
PPDS pulmonologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PNEUMOTORAKS DAN EMFISEMA SUBKUTIS BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN HFNC PADA PASIEN COVID-19 KRITIS bayu - irianto
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 2 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i2.1283

Abstract

Penggunaan High Flow Nasal Canul (HFNC) sebagai terapi oksigen menjadi pilihan utama dalam tatalaksana gagal napas akut pada pasien COVID-19 klinis kritis. Pemakaian HFNC terbukti mengurangi kebutuhan untuk intubasi. Komplikasi pemakaian HFNC jarang namun beberapa melaporkan kejadian pneumotoraks. Dilaporkan pasien laki-laki umur 34 tahun terkonfirmasi COVID-19 datang dengan keluhan sesak napas meningkat dan gagal napas akut berat. Rontgen toraks posterior-anterior memperlihatkan adanya infiltrate bilateral yang luas. Pasien mendapatkan terapi oksigen dengan penggunaan HFNC dan mengalami perbaikan klinis. Pasien mengalami perburukan sesak napasnya pada hari ke-8 pemakaian HFNC. Pemeriksaan fisik mendapatkan krepitasi pada dada sampai leher dan suara napas menghilang pada dada kanan. Pemeriksaan rontgen toraks mendapatkan pneumotoraks dektra dan emfisema subkutis. Penatalaksanaan yang dilakukan adalah aspirasi yang dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada kari ke-8 dan ke-10 dan untuk emfisema subcutisnya dilakukan pemasangan canula intra vena nomor 14 subkutan, sementara HFNC tetap dilanjutkan.Terjadi resolusi pada pneumotoraks maupun emfisema subkutis setelah tujuh hari.