This Author published in this journals
All Journal Human Care Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU SEHAT PESERTA BUKAN PENERIMA UPAH (PBPU) PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) Ririk Harlinisari
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 4 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i4.876

Abstract

Jaminan kesehatan nasional (JKN) merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan kesehatan masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Namun, program ini menurunkan upaya kesehatan masyarakat dengan peningkatan kunjungan rawat jalan pada kelompok PBPU. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis perilaku sehat peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini sejumlah 24 orang, 19 orang merupakan informan kunci dan 5 orang adalah informan triangulasi yang dipilih dengan purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan informan memilih kelas 2 dan 3 pada program JKN. Respon dari kepesertaan jaminan kesehatan nasional menunjukkan respon yang negatif. Masyarakat meningkatkan perilaku pengobatan dan penurunan perilaku sehat masyarakat setelah menjadi peserta JKN. Perilaku sehat yang menurun adalah makan buah dan sayur, aktifitas fisik, pengelolaan stres dan istirahat yang cukup. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan upaya masyarakat untuk mendapatkan layanan kuratif berupa pengobatan resep dokter dan tidak mengeluarkan biaya tambahan selain iuran bulanan. Hal ini terjadi karena masyarakat merasa sudah membeli JKN dan rugi jika tidak memanfaatkannya. Penurunan perilaku sehat terjadi karena masyarakat merasa tidak mampu, tidak memiliki waktu serta tidak memiliki biaya.
ANALISIS PENYEBAB RENDAHNYA KEPERSERTAAN MANDIRI PADA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Ririk Harlinisari
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 1 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i1.1070

Abstract

Pemerintah Indonesia sebagai pelaksana untuk mewujudkan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 12 tahun 2013 mengeluarkan kebijakan sejak tanggal 1 Januari 2014 akan menerapkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bagi seluruh rakyatnya secara bertahap hingga 1 Januari 2019. Jaminan kesehatan ini merupakan pola pembiayaan yang bersifat wajib, artinya pada tanggal 1 Januari 2019 seluruh masyarakat Indonesia harus telah menjadi peserta. Namun sebanyak 59,5% masyarakat pekerja mandiri belum mengikuti program tersebut. Tujuan dari studi ini yakni mengidentifikasi akar penyebab masalah rendahnya kepesertaan JKN pada pekerja mandiri menggunakan metode Fishbone. Desain penelitian merupakan cross-sectional dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yakni wawancara dan observasi langsung. Faktor penyebab yang teridentifikasi sebagai akar penyebab masalah antara lain tidak puasnya masyarakat terhadap layanan yang diberikan BPJS Kesehatan, waktu tunggu yang lama, proses administrasi yang rumit, iuran bulanan mahal, penggunaan layanan kesehatan tidak aktif, ketidakdisiplinan membayar iuran setiap bulan, rendahnya pengetahuan dan kurangnya informasi mengenai program JKN.