Roudatul Hikmah
Akademi Kebidanan Ibrahimy

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PRE EKLAMSI BERAT DENGAN TERJADINYA IUGR PADA JANIN Roudatul Hikmah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.149 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v4i2.364

Abstract

Intra-Uterine Grout Retardation (IUGR) is the abnormal growth of the fetus in uterine developmental disturbances or disorders. This study aims to determine the level of incidence of IUGR on mothers with PEB (severe Pre-eclampsia) in Abdoer Rahem Situbondo hospitals. The research design in this study was used "analytic". Population in this study were mothers who had a pregnancy with PEB in Dr. Abdoer rahem Situbondo as many as 58 respondents with the number of samples 33 respondents, the sampling method usedsimple random sampling. Data analysis used fisher exact with maximum level a = 0,05. The result showed that there was significant relationship between severe preeclampsia and the IUGR case in fetus. Keyword : Severe Pre Eclampsia, Intra Uterine Grot Retardation, Fetus ABSTRAK Intra Uterin Grout Retardation (IUGR) adalah ketidaknormalan pertumbuhan janin dalam kandungan atau gangguan perkembangan intra uterin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya tingkat kejadian IUGR terhadap ibu dengan Pre-Eklamsi Berat (PEB) di RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang yang mengalami kehamilan dengan PEB di RSUD Dr. Abdoer rahem Situbondo sebanyak 58 responden dengan jumlah sampel 33 responden, metode pengambilan sampel yang digunakan adalah menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan fisher exact dengan tingkat maksimal a=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pre-eklamsi berat dengan terjadinya IUGR pada janin. Kata kunci : Pre Eklamsi Berat, Intra Uterin Grout Retardation, Janin
HUBUNGAN BBLR DENGAN KEJADIAN HIPOTERMIA PADA BAYI Roudatul Hikmah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2016): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.879 KB)

Abstract

The risk of hypothermia incidence increasing with the number of babies born with low birth weight (LBW). Premature infants and term infants are born with low birth weight, especially below 2000 grams, threatened with death due to hypothermia because babies with low birth weight (LBW) are very susceptible to problems on increasing heat loss. This study aimed to determine the relationship with the incidence of LBW hypothermia. This research used analytic survey documentation. The sampling method used total sampling with 105 respondents LBW. Techniques of data collection used checklist instruments were written from medical record. Further processing and analysis used product moment test by comparing the significant level (p-value) with the error Researched result showed that the obtained value of 0.002 sgn so H0 is rejected, which means that there was a significant correlation (0.002 <0.05) between the incidence of LBW with hypothermia. Keywords: Low Birth Weight (LBW), Hypothermia ABSTRAK Bayi premature maupun bayi cukup bulan yang lahir dengan berat badan rendah terutama dibawah 2000 gram, terancam kematian akibat hipotermi karena bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sangat rentan mengalami permasalahan pada peningkatan kehilangan panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan BBLR dengan kejadian. Jenis penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan Dokumentasi. Metode sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah responden 105 BBLR. Teknik pengambilan data dengan instrumen cheklist yang dicatat dari medical record. Selanjutnya pengolahan dan analisa data menggunakan uji product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai sIgn sebesar 0,002 sehingga H0 ditolak yang artinya ada hubungan yang signifikan yaitu (0,002<0,05) antara BBLR dengan kejadian hipotermia. Kata kunci : Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Hipotermia.