Dwi Herman Susilo
Akademi Kebidanan Ibrahimy Sukorejo Situbondo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH Dwi Herman Susilo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.529 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v4i2.369

Abstract

Low birth weight is a baby born with less than 2500 grams of birth weight regardless of gestational weighing in 1 hour after birth. Low birth weight is still the cause of mortality (death) and morality (pain) during neonatal period (infants aged 0 - 28 days). Research design used was cross sectional approach. With the population of all babies born in the work area of ​​puskesmas banyuputih of Situbondo district as many as 818 babies, Sample in this study as many as 164 babies with the sampling method using proportionate atratifed random technique. Technique of taking data with medical record, executed in May 2015. Processing and data analysis using statistic test that was contingency coefficient test with level maximize α <0,05. The results showed that the results obtained p value = 0.00 which means there is a significant correlation of the mother age with low birth weight n the work area of ​​puskesmas banyuputih Situbondo regency. Keywords : Mother Age, Low Birth Weight ABSTRAK Berat bayi lahir rendah adalah bayi yang lahir dengan berat lahir kurang dari 2500 gr tanpa memandang masa gestasi yang di timbang dalam 1 jam setelah lahir. Berat bayi lahir rendah sampai saat ini masih merupakan penyebab mortalitas (kematian) dan morbilitas (kesakitan) pada masa neonatal (bayi umur 0 – 28 hari). Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Dengan populasi semua bayi yang lahir di wilayah kerja puskesmas banyuputih kabupaten situbondo sebanyak 818 bayi, sampel penelitian sebanyak 164 bayi dengan dengan metode sampling menggunakan teknik proportionate atratifed random. Teknik pengambilan data dengan medical record, dilaksanakan pada bulan Mei 2015. Pengolahan dan analisa data menggunakan uji statistic yaitu uji koefesien contingensi dengan tingkat kemaksimalan α <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh hasil nilai p= 0,00 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara Usia ibu dengan berat bayi lahir rendah di wilayah kerja puskesmas banyuputih Kabupaten Situbondo. Kata Kunci : Usia Ibu, Berat Bayi Lahir Rendah
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN Dwi Herman Susilo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.236 KB)

Abstract

High mortality rate in pregnant women generally has 3 main reasons that is still lack of knowledge about cause, effect and handling of important complications in pregnancy including risk pregnancy sign, childbirth, and childbirth, lack of understanding and knowledge about reproduction health, less prevalence of good midwifery services for all pregnant women. Purpose of this research was to know the description of mother knowledge level about pregnancy risk sign in Sumberejo Banyuputih Situbondo Pustu area. This research used descriptive research with cross sectional design. Sample of this research was primigravida and multigravida pregnant women in the work area of Banyuputih Health Center as many as 40 respondents. The study was conducted for 6 months. The result of this research showed that Primigravida mother respondents almost half of them were good knowledge about 40%. Whereas in 20 respondents of pregnant mother of Multigravida small part of good knowledge that was 30%. Mayority pregnant woman have good knowledge about 58%. The conculution of this research, mayority mother have good knowledge about early detection of pregnancy risk sign. Keywords : Pregnancy Risk Sign, Mother Knowledge, Pregnant Women. ABSTRAK Angka kematian yang tinggi pada ibu hamil umumnya mempunyai 3 sebab pokok yaitu masih kurangnya pengetahuan mengenai sebab, akibat dan penanggulangan komplikasi–komplikasi penting dalam kehamilan termasuk di dalamnya adalah tanda bahaya kehamilan, persalinan, serta nifas, kurangnya pengertian dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, kurang meratanya pelayanan kebidanan yang baik bagi semua ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di wilayah Puskesmas Pembantu Sumberejo Banyuputih Situbondo. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan rancang bangun cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil primigravida dan multigravida di wilayah kerja Puskesmas Banyuputih sebanyak 40 responden. Penelitian dilakukan selama 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan responden ibu Primigravida sebagian besar berpengetahuan baik yaitu 85%. Sedangkan pada 20 responden ibu hamil Multigravida sebagian kecil berpengetahuan baik yaitu 30%. Secara keseluruhan ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik sebesar 58%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Kata kunci : Tanda Bahaya Kehamilan, Pengetahuan Ibu, Ibu Hamil.