Dwi Herman Susilo
Akademi Kebidanan Ibrahimy

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN GANGGUAN PROSES MAKAN DENGAN PICKY EATER PADA ANAK BALITA Dwi Herman Susilo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2016): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.724 KB)

Abstract

Trouble eating disorders in children often encountered in ordinary people who do not understand the procedures fulfilling the nutritional needs of children. Ordinary people are still many who do not understand the importance of nutrition in children. According to the preliminary results of a study conducted by researchers in Pustu Mimbaan II with number 148 Toddlers, there are 108 people who have difficulty eating. This study aims to analyze the relationship between eating disorders with a difficult process of eating. This study was observational analytic study with cross sectional analytic design with a sample of mothers who have children in sub Mimbaan II Panji Situbondo. The sample size amount 108 people. Data were collected by using a questionnaire. The data obtained were tested using the chi-square. From the calculation of research data used Chi Square test on highest level (α = 0.05) obtained the results of the 0081, then H0 was accepted and H1 was rejected which means that there was a relationship of interference with the process of feeding a picky eater (hard to eat). Keywords : Process of Eating disorders and Picky Eater. ABSTRAK Masyarakat awam masih banyak yang belum memahami pentingnya nutrisi pada anak bahkan belum memahami prosedur pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa adanya hubungan antara gangguan proses makan dengan sulit makan. Menurut hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di Pustu Mimbaan II terdapat 108 orang yang mengalami sulit makan dari 148 balita. Jenis penelitian ini adalah Observasi dengan desain cross sectional, dengan sampel ibu-ibu yang memiliki balita di Pustu Mimbaan II Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo.Besar sampel yaitu 108 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh diuji menggunakan chi square dengan tingkat kemaksimalan (α = 0.05) diperoleh hasil nilai 0.081, maka H0 diterima dan H1 ditolak artinya tidak ada hubungan dari gangguan proses makan dengan picky eater (sulit makan). Kata kunci: Gangguan proses makan dan sulit makan
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN SIKAP DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI INTRA UTERINE DIVICES Dwi Herman Susilo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2016): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.315 KB)

Abstract

Intra Uterine divices (IUD) is a long-term contraceptive methods are very effective to regulate birth spacing. Many reasons can be put forward that the IUD was developed and introduced as an effective way of birth control include the IUD as a contraceptive that has a high effectiveness in preventing pregnancy, the IUD is a contraceptive method of long-term (10 year). and IUD preferred for participants who had enough children and do not want to have more children, but not yet ready to run kontap. This is evident from a preliminary survey conducted in April 2014, using a sample of 10 EFA acceptors. The purpose of this study was to determine the relationship of maternal knowledge with attitude in choosing contraceptives IUD (Intrauterine divices) in PHC Banyuputih Sumberwaru village Situbondo. This research method using analytic descriptive cross sectional study. Samples were Mrs. EFA in PHC Banyuputih Sumberwaru village in July 2014 - January 2015 as many as 76 people (sample population). Questionnaire data retrieval techniques. Furthermore, the data were analyzed by using test "chi-square" with a significant level of α = 0.05. 0.679 The results of the study showed H1 H0 was rejected and accepted, which means there is no connection and it can be concluded that there is no relationship between maternal knowledge with attitude in choosing the IUD in PHC Banyuputih. Keywords: Knowledge, IUD ABSTRAK Intra Uterine Divices (IUD) merupakan salah satu alat kontrasepsi jangka panjang yang sangat efektif untuk mengatur jarak kelahiran anak. Banyak alasan dapat dikemukakan bahwa IUD dikembangkan dan diperkenalkan sebagai cara KB yang efektif antara lain IUD sebagai alat kontrasepsi yang mempunyai efektifitas tinggi dalam mencegah kehamilan, IUD merupakan metode kontrasepsi jangka panjang(10 Tahun). dan IUD diutamakan bagi peserta yang sudah cukup anak serta tidak ingin mempunyai anak lagi tetapi belum siap menjalankan kontap. Hal tersebut terbukti dari survey pendahuluan yang dilakukan di bulan April 2014 dengan menggunakan sampel 10 PUS akseptor KB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan sikap dalam memilih kontasepsi IUD (Intra Uterine Divices) di Puskesmas Banyuputih Desa Sumberwaru Kabupaten Situbondo. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah Ibu PUS di Puskesmas Banyuputih Desa Sumberwaru pada bulan Juli 2014 - Januari 2015 sebanyak 76 orang (sampel populasi). Teknik pengambilan data dengan kuesioner. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunkan uji “chi square” dengan tingkat signifikan α= 0,05. Hasil 0,679 penelitian menunjukkan H1 di tolak dan H0 di terima yang artinya tidak ada hubungan dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan sikap dalam memilih kontrasepsi IUD di Puskesmas Banyuputih. Kata Kunci : Pengetahuan, IUD
PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR DENGAN KEPATUHAN BEROBAT TB PARU Dwi Herman Susilo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 1 No. 1 (2014): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.938 KB)

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium (Mycobakterium Tuberculosis), most of the TB germs attack the lungs, but can also invade other organs. This research aims to determine the relation between pulmonary tuberculosis knowledge of fer t ile age women with adherence of pulmonary TB treatment in Arjasa health community center. The design of this research is correlational analysis design with cross-sectional. The population in this research were all o f fert ile age women with pulmonary tuberculosis history in health community center. Data round up in this research using a total sampling that fert ile age women is 30. Techniques of data collection using questionnaire and checklist specifically for knowledge about pulmonary TB disease and TB treatment adherence . Data analysis was performed using chi - square statistical test. The results of data analysis showed sig = 0.00 < 0.05 , which means that H0 is rejected and Ha is accepted that there are relation between knowledge of fertile age women with adherence of pulmonary TB treatment. Keywords : Knowledge , Adherence of TB treatment, Fertile age women ABSTRAK Tuberkulosis (TB) paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium (Mycobakterium Tuberculusis), sebagian besar kuman TB menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan wanita usia subur tentang penyakit tuberkulosis paru dengan kepatuhan pengobatan TB paru di Puskesmas Arjasa Situbondo. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita usia subur dengan riwayat TB paru di puskesmas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu 30 wanita usia subur. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan checklist khusus untuk pengetahuan tentang penyakit TB paru dan kepatuhan pengobatan TB. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis data menunjukkan nilai sig = 0,00<0,05, artinya H0 ditolak dan Ha diterima sehingga ada hubungan pengetahuan wanita usia subur tentang penyakit TB dengan kepatuhan pegobatan TB paru. Kata kunci: Pengetahuan, Kepatuhan Obat TB Paru, Wanita usia subur
PERBEDAAN BERAT BADAN BAYI USIA 0-6 BULAN YANG DIBERI TERAPI PIJAT BAYI Dwi Herman Susilo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 1 No. 2 (2014): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.336 KB)

Abstract

Lack of stimulation given to the baby will exacerbate growth retardation in infants. A lot of research show that babies need stimulation to help the baby in the adaptation to the new environment. The purpose of the study to determine the effect of infant massage on weight gain in infants aged 0-6 months Banyuputih Community Health Center in 2014. Kind of research experiment, using a cohort study design, the entire population of infants aged 0-6 months with KMS status below the red lines in the work area Banyuputih Community Health Center for 12 babies, technique sampling used non-probability sampling, and data analysis used the Fisher exact test. The results showed that infants who massaged in accordance with SOP amounted to 2 babies and babies are not massaged in accordance with the SOP of 10 babies. Fisher's exact test results obtained with sig exact value (one-tailed) = 0.015 and the exact sig (2-tailed) = 0.015 and the value <significance level ( α = 0.05). Keywords: Baby Massage, Baby Body Weight, Baby Age 0-6 Month ABSTRAK Kurangnya rangsangan yang diberikan kepada bayi akan memperparah keterlambatan pertumbuhan pada bayi. Banyak riset menunjukkan bahwa bayi membutuhkan rangsangan untuk membantu bayi dalam penyesuaian diri terhadap lingkungan barunya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Banyuputih tahun 2014. Jenis penelitian pre eksperimen, desain penelitian menggunakan cohort, populasi seluruh bayi usia 0-6 bulan dengan status KMS di bawah garis merah di wilayah kerja Puskesmas Banyuputih sebesar 12 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling, dan analisa data menggunakan uji fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang dipijat sesuai dengan SOP berjumlah 2 orang dan yang tidak dipijat sesuai dengan SOP berjumlah 10 orang. Hasil uji fisher exact didapat ada pengaruh pijat bayi dengan nilai exact sig (1 tailed) = 0,015 dan exact sig (2 tailed) = 0,015 dan nilai tersebut < taraf signifikan (α = 0,05). Kata kunci : Pijat bayi, Berat badan Bayi, Bayi Usia 0-6 Bulan
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTURASI Dwi Herman Susilo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2015): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.201 KB)

Abstract

Obesity is excess fat in the body, usually buried under the skin around the organs and occasional extension into the organ system. Obesity can cause menstrual cycle disorders because in addition to the ovaries, adipose system also can produce estrogen. Increased levels of estrogen are constantly cause an increase in androgen hormones indirectly that can interfere with the development of a mature follicle. This study aims to determine the relations of obesity with menstrual cycle disorder in adolescents in Ma'had Aly Putri Dormitory year 2014. This research used analytical methods with this kind of cohort and purposive sampling design. Samples used as many as 44 people with non probality technique sampling. Analysis of the data used the Spearman rank test, with the results of -0.368> 0.05, meaning that there was a correlation between obesity and menstrual cycle disorders. Keywords: Obesity, menstrual cycle disorders, IMT ABSTRAK Obesitas adalah kelebihan lemak dalam tubuh, umumnya tertimbun di bawah kulit sekitar organ tubuh dan kadang terjadi perluasan ke dalam jaringan organnya. Obesitas dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi karena selain ovarium, jaringan adiposa juga dapat memproduksi estrogen. Peningkatan kadar estrogen yang terus–menerus secara tidak langsung menyebabkan peningkatan hormon androgen yang dapat menggangu perkembangan folikel yang matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Obesitas Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di Asrama Ma’had Aly Putri Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan jenis penelitian cohort dan desain purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 44 orang dengan teknik pengambilan sampel non probality sampling. Analisis data yang digunakan yaitu uji rank spearman, dengan hasil nilai-0,368> 0,05, artinya terdapat hubungan antara obesitas dengan gangguan siklus menstruasi. Kata kunci: Obesitas, gangguan siklus menstruasi, IMT
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN PERAWATAN LUKA OPERASI SEKSIO SESARIA Dwi Herman Susilo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2015): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.507 KB)

Abstract

Cesarean section is major surgery on the abdominal area, incision in the uterine wall and the front of the abdomen will cause scars (scar tissue ) after cesarean surgery section. Wound healing is the process of restoring the function of damaged tissue damage that occurs require good wound care that is not easy to avoid infection. This study aims to determine the relation of the mother's education with level wound care after the cesarean operation, districts of Asembagus Situbondo the year 2014 were conducted on 20 mothers post cesarean section. Sampling in this study used t total sampling. Data collection in the form of a questionnaire. Data calculation using statistical test was coefisiensi contigensi test. The results of study showed that the respondents education with wound care of cesarean surgery section: 60 % treated, not treated 40 % of the respondents were not treated on average less educated. Conclusions from this research , there was relation mother's education level with wound care of cesarean surgery section in Asembagus Village Situbondo District, because the higher education of someone, the higher the understanding that owned so easy to understand to someone. Keywords : Relations, Mother's Education Level, Wound Care, Cesarean Surgery Section ABSTRAK Seksio sesaria adalah operasi besar pada daerah perut, sayatan pada dinding uterus dan dinding depan abdomen akan menimbulkan bekas (jaringan parut) setelah operasi seksio sesaria. Penyembuhan luka adalah proses pengembalian fungsi jaringan yang rusak ke sebelum terjadi kerusakan sehingga memerlukan perawatan luka yang baik agar tidak mudah terjadi infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dengan perawatan luka operasi seksio sesaria hari ke 7-14 di Desa Asembagus Kecamatan Asembagus-Situbondo tahun 2014 yang dilakukan pada 20 ibu post seksio sesaria, pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penghitungan data menggunakan uji statistik uji koefisiensi kontigensi. Hasil penelitian adalah pendidikan dengan perawatan luka operasi seksio sesaria : dirawat 60 %, tidak dirawat 40 % dari responden yang tidak dirawat rata-rata berpendidikan rendah yaitu SD. Simpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan tingkat pendidikan ibu dengan perawatan luka operasi seksio sesaria di Desa Asembagus Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo karena semakin tinggi pendidikan seseorang maka akan semakin tinggi pemahaman yang dimiliki sehingga mudah untuk memahami yang dijelaskan seseorang. Kata kunci : Hubungan, Tingkat Pendidikan Ibu, Perawatan Luka, Operasi Seksio Sesaria