Yeni Setiawati
Akademi Kebidanan Ibrahimy

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KUNJUNGAN NIFAS PARIPURNA DENGAN TINDAKAN KUNJUNGAN NIFAS PARIPURNA Yeni Setiawati
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2016): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.736 KB)

Abstract

The most common causes of maternal mortality during childbirth were bleeding after delivery 28%, eclampsia 24%, infection 11%, less energy after delivery 11%, abortion 5%, old partus 5%, and 3% embolism. This study aims to find out the mother's knowledge about the nifas visit plenary with the act of doing visit nifas plenary in the Village Kettowan Arjasa District Situbondo. The design of this study was analytic, with a population of 23 respondents. Sampling technique Total Sampling. From the results of the research conducted statistical tests contingency coefficient with the level of maximization α = 0.05. showed that the value of sgn. of 0.03 so that H0 rejected which means there was a significant relationship that is (0.03 <0.05) between the knowledge of the mother with the act of visit. Keywords: Knowledge, Postpartum visits ABSTRAK Penyebab kematian ibu paling banyak terjadi pada saat masa nifas,yaitu karena perdarahan setelah persalinan 28%, eklampsia 24%, Infeksi 11%, kurang energi setelah melahirkan 11%, abortus 5%, partus lama 5%, dan emboli 3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang kunjungan nifas paripurna dengan tindakan melakukan kunjungnan nifas paripurna di Desa Kettowan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Desain penelitian ini adalah Analitik, dengan populasi 23 responden. Teknik pengambilan sampel Total Sampling. Dari hasil penelitian di lakukan uji statistik koefisien kontingensi dengan tingkat kemaksimalan α = 0.05. menunjukkan bahwa diperoleh nilai sgn. sebesar 0,03 sehingga H0 ditolak yang artinya ada hubungan yang signifikan yaitu (0,03<0,05) antara pengetahuan ibu dengan tindakan kunjungan. Kata Kunci : Pengetahuan, Kunjungan Nifas.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 2-4 TAHUN Yeni Setiawati
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2016): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.383 KB)

Abstract

Parenting parents directly or through the actions of parents will form the character and determine the child's attitude and actions. apply the wrong upbringing will bring bad consequences for the mental development of children. This study aims to determine the relationship of parenting parents with children aged 2-4 years development in the District Sumberejo Pustu Banyuputih Situbondo Regency Year 2015. The design of this study was cross-sectional with a population of 110 mothers of children aged 2-4 years. The sampling method was used stratified random sampling with a sample of 86 respondents. Data retrieval technique with questionnaires, data processing using the test Spearman Rank (Rho) with the result p value of 0.028 <0.05 so that H0 rejected, which means there was a significant relationship between parenting parents with the development of children aged 2-4 years in Pustu Sumberejo. Given this research was expected to early childhood teachers and parents can apply good parenting. Keywords: Parenting, Parents, Child Development ABSTRAK Pola asuh orang tua secara langsung atau tidak orang tua melalui tindakannya akan membentuk watak dan menentukan sikap anak serta tindakannya. penerapkan pola asuh yang salah akan membawa akibat buruk bagi perkembangan jiwa anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan anak usia 2-4 tahun di Pustu Sumberejo Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo Tahun 2015. Desain Penelitian ini adalah Cross Sectional dengan populasi 110 ibu yang memiliki anak usia 2-4 tahun. Metode sampling yang digunakan yaitu proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 86 responden. Teknik pengambilan data dengan kuesioner, Pengolahan data menggunakan uji “Spearman Rank (Rho)” dengan hasil nilai p value sebesar 0,028 < 0,05 sehingga H0 ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak usia 2-4 tahun di Pustu Sumberejo. Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada guru PAUD dan orang tua dapat mengaplikasikan pola asuh yang baik. Kata kunci : Pola Asuh, Orang Tua, Perkembangan Anak
KORELASI STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN MENARCHE PADA SISWI USIA 10-13 TAHUN Yeni Setiawati
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 1 No. 2 (2014): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.512 KB)

Abstract

Menarche is the first period in early adolescence , new leter research suggests that there is acceleration due to age of menarche increased nutritional status. The purpose of this study was to determine the correlation with the incidence of nutritional status on menarche grader old 10-13. This research is an analytical study with cross sectional correlation . Ssampling method used simple random sampling with the number of respondents 45 students. The results of the study of 45 respondents, nearly half as many nutritional status of obese with early menarche incidence by 11 respondents (24%), and a small portion has not yet been menarche by 5 respondents (11%), and the fraction who are underweight nutritional status or (less) the occurrence of menarche has never been as many as seven respondents (16%). So get the results of data analysis in ρ = 0.000 <α 0.05. So thus it can be concluded that Ho refused and H1 accepted. Keywords : Nutritional Status, Incidence of Menarche ABSTRAK Menarche adalah menstruasi pertama yang terjadi di awal masa remaja, beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada percepatan usia menarche dikarenakan status gizi yang meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi status gizi dengan kejadian menarche pada siswi usia 10-13 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Metode sampling yang digunakan yaitu simpel random Sampling dengan jumlah responden 45 siswi. Hasil penelitian dari 45 responden yaitu hampir setengahnya mengalami status gizi gemuk dengan kejadian menarche lebih awal sebanyak 11 responden (24%), dan sebagian kecil belum belum pernah menarche sebanyak 5 responden (11%), dan sebagian kecil yang mengalami status gizi kurus atau (kurang) dengan kejadian belum pernah menarche sebanyak 7 responden (16%). Maka dari analisis data di dapatkan hasil ???? = 0,000 < α 0,05. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Kata kunci : Status Gizi, Kejadian Menarche
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI PADA BAYI Yeni Setiawati
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2015): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.523 KB)

Abstract

Immunization is an attempt to provide immunity in infants or children against special disease . Vaksin is the first scientific attempt to prevent infectious smallpox (variola) disease were performed without knowledge at all about all sorts of viruses or microbes and imonologi. Design research in this experiment is an analytical comparison with the type of cross-sectional design. Popolasi in this study is the whole family that have infants aged 9-12 months in the Trigonco Village District of Asembagus Situbondo as many as 40 respondents. The data sample in this research is weighed families of infants aged 9-12 months in the village of Trigonco Asembagus Situbondo 2015 on the determination of the number of samples using the formula slovin researchers. Data collection using questioner and infant cohort in 2015 in the village of Trigonco Asembagus. Sampling methode use purposive sampling based on certain considerations made by the researchers themselves, based on traits or characteristics that are already is the known before. The data obtained is processed with SPSS tested by cross sectional. The results showed that the respondents did not support as many as 33 respondents (82.5%) and that support 3 respondents (7.5%). Having regard to the results of research and discussion, it can be concluded that there is the influence of family support for immunization completeness in the village of Trigonco Asembagus, therefore, need of family support for immunization completeness. So that the respondent will have family support for immunization completeness. Keywords: Family Support, Completeness Immunization. ABSTRAK Imunisasi adalah usaha untuk memberikan kekebalan pada bayi atau anak terhadap penyakit tertentu.vaksin adalah upaya ilmiah pertama untuk mencegah penyakit infeksi cacar (variola) yang dilakukan tanpa pengetahuan sama sekali mengenai virus atau segala macam mikroba dan imonologi. Desain penelitian dalam penelitin ini adalah analitik komparasi dengan jenis rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang mepunyai bayi usia 9-12 bulan di Desa Trigonco Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo sebanyak 40 responden. Dan penelitian ini sampelnya adalah data keluarga yang memunyai bayi usia 9-12 bulan di Desa Trigonco Asembagus Kabupaten Situbondo tahun 2015 pada penentuan jumlah sampel peneliti menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data menggunakan koesioner dan kohort bayi tahun 2015 di Desa Trigonco Asembagus. Cara pengambilan sampel purposive sampling didasarkan pertimbangan tertentu yang di buat oleh peneliti sendiri, berdasarkan ciri atau sifat populasi yang sudah di ketahui sebelumnya. Data yang di peroleh diolah dengan SPSS di uji dengan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tidak mendukung sebanyak 33 responden (82,5%) dan yang mendukung 3 responden (7,5%). Dengan memperhatikan hasil penelitian dan pembahasan dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh dukungan keluarga terhadap kelengkapan imunisasi di Desa Trigonco Asembagus, maka dari itu, di perlukan adanya dukungan keluarga terhadap kelengkapan imunisasi. Sehingga responden akan memiliki dukungan keluarga terhadap kelengkapan imunisasi. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Kelengkapan Imunisasi.